Pemerintahan

Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp10,324 Miliar dan Resmikan Masjid di Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp10,324 Miliar dan Resmikan Masjid di Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
4E8AE816 AFCA 4E25 B818 06DE5DF71682

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara simbolis menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Lintas Wilayah Provinsi Jatim senilai Rp10,324 miliar.

Penyerahan bantuan ini dipusatkan di PT Kareb Alam Sejahtera (MPS Dander), Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (25/5/2026).

Selain menyalurkan bantuan bagi ribuan buruh pabrik rokok, dalam kunjungan kerja tersebut Gubernur Khofifah juga meresmikan Masjid Nur Khofifah yang berada di lingkungan pabrik setempat.

Acara berlangsung meriah dengan sambutan Tari Gambyong yang dipersembahkan langsung oleh para pegawai PT Kareb Alam Sejahtera.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, dalam laporannya menyampaikan bahwa BLT DBHCHT sebesar Rp10,324 miliar ini dialokasikan untuk buruh rokok di 65 pabrik yang tersebar di 25 kabupaten/kota di Jawa Timur. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp1 juta.

“Mayoritas penerima BLT ini adalah perempuan-perempuan hebat dan tangguh. Bahkan ada yang rumahnya di Jember dan kabupaten sekitar.

Hari ini adalah titik kelima Gubernur Khofifah menyalurkan BLT DBHCHT, sekaligus kita menjadi bagian dari sejarah peresmian Masjid Nur Khofifah,” ujar Restu Novi.

Khusus untuk wilayah Kabupaten Bojonegoro, total bantuan yang dikucurkan mencapai Rp901 juta yang diperuntukkan bagi para buruh di 9 pabrik rokok.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial, melainkan wadah silaturahmi. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas berdirinya tempat ibadah baru di lingkungan kerja tersebut.

Membangun masjid adalah membangun rumah di surga. Mudah-mudahan membawa keberkahan di dalam hidup kita,” tutur Khofifah.

Ia juga menitipkan pesan kepada para pimpinan yang hadir agar selalu mendengar dan cepat merespons aspirasi masyarakat.

Sebelum tiba di lokasi acara, pada Senin pagi Gubernur Khofifah didampingi jajaran terkait juga menyempatkan diri meninjau Pasar Baru Banjarejo guna mengecek stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menjelaskan bahwa penyaluran BLT DBHCHT di wilayah Bojonegoro sebenarnya sudah mulai bergulir sejak 13 Mei lalu.

Ia mengimbau kepada seluruh buruh penerima manfaat agar menggunakan bantuan tersebut untuk kebutuhan yang produktif.

Setyo Wahono juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran manajemen pabrik rokok yang terus berkontribusi menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui penyerapan ribuan tenaga kerja.

“Pelaku industri rokok mampu beradaptasi. Mari terus menjaga legalitas, bersama-sama mengurangi peredaran rokok ilegal, dan tetap memperhatikan hak-hak tenaga kerja,” tegas Bupati Bojonegoro.

Apresiasi terhadap kesejahteraan buruh juga ditunjukkan oleh pihak swasta. Direktur PT Kareb Alam Sejahtera (MPS Dander), Sri Yadi Purnomo, memaparkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh pada peningkatan kualitas SDM para pekerja.

Saat ini, perusahaan melalui Koperasi Kareb telah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi untuk memberikan beasiswa pendidikan.

Tercatat, sebanyak 50 buruh linting rokok kini tengah menempuh pendidikan jenjang Sarjana (S1), dan 8 orang lainnya difasilitasi untuk melanjutkan studi ke jenjang Magister (S2).

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Bojonegoro, Wakil Ketua IV DPRD Provinsi Jawa Timur, jajaran Kepala OPD Provinsi Jawa Timur, direksi PT Kareb Alam Sejahtera, Ketua SPSI Provinsi Jawa Timur, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.