Pemerintahan

Bupati Bojonegoro Pimpin Aksi Hijau di Sendang Kunci

liputanbojonegoro637
×

Bupati Bojonegoro Pimpin Aksi Hijau di Sendang Kunci

Sebarkan artikel ini
CAF4B0B8 67FB 499D 9988 81B1F5A1ADED

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, memimpin Apel Bersama dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus meluncurkan aksi Gerakan Indonesia Asri.

Kegiatan yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” ini dipusatkan di kawasan sumber mata air (Sendang) Desa Kunci, Kecamatan Dander, pada Rabu (10/6/2026).

Dalam arahannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan tantangan nyata yang sedang dihadapi hari ini.

Fenomena kenaikan suhu bumi, cuaca ekstrem, banjir, hingga kekeringan menjadi pengingat bahwa kelestarian alam adalah tanggung jawab kolektif.

“Gerakan Indonesia Asri adalah wujud gotong royong kita. Agenda ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan berkelanjutan melalui kolaborasi kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas,” tegas Setyo Wahono.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat Bojonegoro untuk mentransformasikan kepedulian lingkungan menjadi budaya dan gaya hidup sehari-hari.

Ia menyebut aksi nyata bisa dimulai dari langkah-langkah kecil namun konsisten, seperti Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, Menghemat penggunaan energi dan air  Memilah sampah rumah tangga dengan benar, dan Menggalakkan penghijauan di lingkungan sekitar.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Bojonegoro terus mendorong program pembangunan berwawasan lingkungan. Langkah ini diwujudkan lewat penguatan ekonomi hijau, tata kelola sampah yang lebih baik, perluasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), serta pelibatan aktif masyarakat dalam konservasi alam.

Sebagai simbol dimulainya aksi penghijauan, Bupati menyerahkan bibit buah matoa kepada Kepala Desa Kunci untuk ditanam di kawasan tangkapan air dan pemukiman warga.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tentang melindungi alam, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup bangsa. Mari kita wariskan mata air yang mengalir dan udara yang bersih demi masa depan generasi mendatang,” pungkas Bupati.

Usai apel, kegiatan langsung dilanjutkan dengan aksi korve atau kerja bakti massal. Seluruh jajaran Forkopimda, OPD, Forkopimcam, pelajar, hingga warga setempat turun langsung menanam pohon dan membersihkan area kolam sumber mata air Sendang Kunci.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah, menjelaskan bahwa pemilihan Sendang Kunci didasari atas fungsi vitalnya sebagai sumber kehidupan warga.

Target utama dari gerakan ini adalah memastikan fungsi resapan air berjalan optimal dan mengedukasi warga agar tidak mencemari ekosistem air.

“Sendang Kunci adalah anugerah sekaligus sumber kehidupan. Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan di sekitar sumber air, mulailah memilah sampah dari rumah. Apa yang kita jaga hari ini akan menjadi manfaat besar bagi generasi mendatang,” tutur Luluk.

Melalui Gerakan Bojonegoro ASRI ini, pemerintah daerah berharap muncul rasa memiliki yang kuat di masyarakat, sehingga kelestarian lingkungan di Bojonegoro dapat terjaga secara berkelanjutan.