Pariwisata&Kuliner

Mengintip Pesona Keranjang Mini Bambu Desa Gapluk Bojonegoro

×

Mengintip Pesona Keranjang Mini Bambu Desa Gapluk Bojonegoro

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Para perajin di Desa Gapluk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, terus menunjukkan kreativitasnya dalam mengolah anyaman bambu.

Mengikuti tren pasar yang makin menggemari barang-barang estetik, para ibu di desa setempat berinovasi menciptakan keranjang bambu berukuran mungil.

Wadah berkapasitas 10 hingga 13 butir telur ini dirancang multifungsi dan menjadi wadah pendukung program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (Gayatri).

Ketua TP PKK Kecamatan Purwosari, Sri Wilujeng, mengapresiasi jeli-nya perajin lokal dalam menangkap peluang pasar yang terinspirasi dari produk e-commerce.

Selain keranjang telur, warga juga rutin memproduksi aneka anyaman bambu lain sesuai permintaan pasar atau hajatan, seperti besek, rinjing, keranjang nyadran, hingga suvenir.

Dijual mulai harga Rp15 ribu per unit, satu kerajinan umumnya selesai dikerjakan dalam waktu sehari.

Kendati demikian, Wilujeng mencatat bahwa pengembangan UMKM di desa tersebut masih terganjal sejumlah pasokan bahan baku serta minimnya tenaga kerja produksi untuk memenuhi volume pemesanan yang tinggi.

Perhatian terhadap potensi lokal ini turut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, saat berkunjung ke lokasi tersebut pada Agustus lalu.

Ia mendorong agar peningkatan kapasitas produksi, pendampingan keterampilan, serta perluasan akses pasar segera diperkuat guna menyerap lebih banyak tenaga kerja dan mendongkrak perekonomian warga Desa Gapluk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *