Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro semakin serius mewujudkan kehadiran pendidikan tinggi berkualitas di daerah.
Langkah tersebut dimatangkan melalui persiapan intensif realisasi Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Brawijaya di Kabupaten Bojonegoro.
Persiapan strategis ini dibahas secara mendalam dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, bertempat di Ruang Setyowati, Jumat (9/10/2027).
Pertemuan yang digelar secara daring tersebut mempertemukan jajaran Pemkab Bojonegoro dengan perwakilan Universitas Brawijaya guna membahas berbagai aspek krusial, mulai dari legalitas, kesiapan lokasi, hingga skema pembangunan infrastruktur kampus.
Berdasarkan surat resmi dari Rektor Universitas Brawijaya kepada Bupati Bojonegoro, rencana pembentukan PSDKU di Bojonegoro akan berfokus pada bidang studi yang dinilai strategis bagi pengembangan daerah, yakni teknik industri pertanian dan kedokteran.
Untuk lokasi fisik perkuliahan, Pemkab Bojonegoro telah menyiapkan kawasan di Jalan HOS Cokroaminoto, persis di depan SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur.
Penyiapan lahan dan fasilitas ini menjadi salah satu prioritas koordinasi lanjutan antara kedua belah pihak.
Dari sisi pembiayaan, Pemkab Bojonegoro berkomitmen memberikan dukungan penuh melalui perencanaan anggaran daerah untuk pembangunan gedung perkuliahan dan sarana pendukung lainnya.
Guna memastikan seluruh tahapan berjalan lancar, Pemkab Bojonegoro dan pimpinan Universitas Brawijaya dijadwalkan kembali menggelar pertemuan lanjutan guna mematangkan aspek teknis, administratif, serta penguatan komitmen kerja sama.
Kehadiran PSDKU Universitas Brawijaya di Bojonegoro diharapkan tidak hanya memperluas akses generasi muda terhadap pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi katalisator dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Prokopim)






