Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Sebagai wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih di musim kemarau, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro menyalurkan 24.000 liter air bersih ke Dusun Ngrandu, Desa Ngrandu, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Musim kemarau berkepanjangan yang memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah mendapat perhatian serius dari jajaran Lapas Kelas IIA Bojonegoro.
Melalui aksi bakti sosial, bantuan air bersih tersebut digelontorkan langsung untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan, terutama guna menunjang aktivitas sehari-hari.
Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Hari Winarca, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini tidak hanya sekadar aksi kemanusiaan, melainkan juga bagian dari implementasi langsung 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin ke-13 mengenai bakti sosial kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran institusi pemasyarakatan harus mampu memberikan kontribusi sosial yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Bhakti sosial berupa penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan air akibat kekeringan.
Kegiatan ini juga menjadi implementasi dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin ke-13 tentang bhakti sosial kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu meringankan kesulitan warga,” ujar Hari Winarca.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Bojonegoro berupaya memperkuat hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas dalam menghadapi persoalan sosial.
Apresiasi hangat turut disampaikan oleh Kepala Desa Ngrandu, Abdul Rozak. Mewakili warganya, ia mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Lapas Kelas IIA Bojonegoro atas bantuan air bersih yang dinilai sangat berarti di tengah situasi krisis air saat ini.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Lapas Kelas IIA Bojonegoro atas bantuan air bersih yang telah diberikan kepada warga Desa Ngrandu, khususnya masyarakat Dusun Ngrandu yang sedang mengalami kesulitan air akibat kekeringan.
Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami dan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Semoga kegiatan seperti ini membawa keberkahan dan dapat terus berlanjut,” ungkap Abdul Rozak.
Sinergi yang terjalin antara lembaga pemerintah dan pemerintah desa ini diharapkan dapat terus tumbuh, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong penanganan persoalan masyarakat secara bersama-sama di masa mendatang.






