Infotaiment

Wabup Bojonegoro Nurul Azizah Pastikan 2027 Pasien Cuci Darah Bebas Rujukan

×

Wabup Bojonegoro Nurul Azizah Pastikan 2027 Pasien Cuci Darah Bebas Rujukan

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam mengakselerasi kualitas layanan kesehatan serta meningkatkan Angka Harapan Hidup (AHH) masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) sekaligus peluncuran program DWP Sehat di kantor DWP Bojonegoro, Selasa (3/11/2026).

Dalam kesempatan itu, Nurul Azizah membeberkan sejumlah lompatan besar yang berhasil diraih Pemkab Bojonegoro melalui penyediaan fasilitas kesehatan modern yang terjangkau dan merata bagi warga.

“Pemkab Bojonegoro berfokus pada pengembangan fasilitas kesehatan modern serta pemberian jaminan layanan gratis bagi masyarakat,” ujar Nurul Azizah di hadapan ratusan pengurus dan anggota DWP.

Ia memaparkan, salah satu bukti nyata transformasi kesehatan daerah adalah hadirnya pusat penanganan jantung unggulan di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo.

Fasilitas ini tercatat sebagai layanan jantung terbaik nomor dua di Jawa Timur dan sukses meraih penghargaan Penanganan Jantung Terbaik No. 3 Tingkat Nasional.

Selain sektor layanan jantung, Wabup Nurul Azizah juga menyoroti terobosan pengobatan stroke yang jauh lebih ramah di kantong masyarakat.

Melalui terapi pembuluh darah (Digital Subtraction Angiography/DSA) di RSUD Sosodoro, pasien cukup membayar Rp1,5 juta hingga Rp6 juta. Tarif ini sangat efisien jika dibandingkan biaya rumah sakit di luar daerah yang mencapai Rp50–70 juta.

Tak berhenti di situ, Nurul Azizah mengumumkan kabar baik bagi pasien ginjal. Mulai Januari 2027, Pemkab Bojonegoro bakal memberlakukan program cuci darah (hemodialisa) gratis melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO).

Layanan ini disiapkan di lima RSUD milik Pemkab, yaitu RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, RSUD Temayang, RSUD Sumberrejo, RSUD Padangan, dan RSUD Kepohbaru.

“Dengan program cuci darah gratis ini, sebanyak 146 pasien cuci darah rutin di Bojonegoro nantinya tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah,” tegasnya.

Berbagai program dan fasilitas medis prioritas tersebut terbukti memberikan dampak langsung pada kualitas hidup warga.

Wabup mengungkapkan bahwa Angka Harapan Hidup (AHH) masyarakat Bojonegoro melonjak signifikan dari 73 tahun pada 2023 menjadi 75 tahun 2 bulan.

Melalui pembukaan program DWP Sehat yang ditandai dengan vaksinasi HPV massal tersebut, Nurul Azizah berharap komitmen Pemkab ini didukung penuh oleh jajaran organisasi perempuan untuk terus mene

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *