Pemerintahan

Alokasi Pupuk Subsidi Bojonegoro 2026, Capai 130.177 Ton

liputanbojonegoro637
×

Alokasi Pupuk Subsidi Bojonegoro 2026, Capai 130.177 Ton

Sebarkan artikel ini
4C72F678 65C3 483E 9722 CD7FDA72DCDA

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro– Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menetapkan kuota pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Bojonegoro pada tahun anggaran 2026. Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Nomor: 500/7683/110.2/2025, Kabupaten Bojonegoro mendapatkan alokasi total sebanyak 130.177 ton.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Zainal Fanani, menyampaikan bahwa jumlah tersebut menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 14.060 ton jika dibandingkan dengan alokasi awal tahun 2025 yang tercatat sebanyak 116.117 ton.

“Penambahan kuota ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan petani dan mendukung produktivitas sektor pertanian di wilayah Bojonegoro,” ujar Zainal Fanani.

Terdapat empat jenis pupuk yang akan disalurkan kepada petani selama tahun 2026. Berikut adalah rinciannya:

• UREA: 63.213 ton (Mengalami kenaikan)

• NPK Phonska: 53.015 ton (Naik signifikan lebih dari 10.000 ton)

• Organik: 13.948 ton (Mengalami penyesuaian/penurunan dari 18.083 ton)

• ZA: 1 ton

Zainal menambahkan bahwa fokus kenaikan tahun ini ada pada jenis Urea dan NPK Phonska guna memacu hasil produksi gabah petani.

Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi ini hanya diperuntukkan bagi petani yang telah terdaftar secara resmi. Berdasarkan data pengajuan tahun 2026, tercatat sebanyak 188.093 NIK petani di Kabupaten Bojonegoro yang masuk dalam sistem e-RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

Terkait alokasi yang telah ditetapkan, pemerintah menghimbau para petani agar memanfaatkan bantuan ini secara bijak. Penggunaan pupuk diharapkan mengikuti dosis yang dianjurkan oleh penyuluh pertanian. Hal ini penting dilakukan guna menjaga kesehatan struktur tanah (keberlanjutan lahan) serta memastikan hasil panen yang maksimal.