Pemerintahan

Bojonegoro Borong Dua Penghargaan di Ajang High Level Meeting TPID, TP2DD, dan TP2ED Jawa Timur

liputanbojonegoro637
×

Bojonegoro Borong Dua Penghargaan di Ajang High Level Meeting TPID, TP2DD, dan TP2ED Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
DD3D4765 2F47 48A6 9ED1 C50425BB3EEC

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan prestasinya dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), dan Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED) se-Jawa Timur. Acara tersebut diselenggarakan di Surabaya pada Selasa, (02/12/2025)

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menerima langsung dua penghargaan tersebut dari Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Kedua penghargaan yang diraih adalah:

1. Pendukung Program Kelancaran Mobilitas Terbanyak.

2. TP2DD Kabupaten dengan Indeks ETPD Semester I Tahun 2025 Tertinggi.

HLM tahun ini mengusung tema “Sinergi Memperkuat Ketahanan Pangan, Menjaga Stabilisasi Harga, dan Mempercepat Digitalisasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan dan Berdaya Tahan.” Momen penting ini berbeda dari tahun sebelumnya karena menggabungkan dan menjadi wadah kolaborasi bagi tiga forum strategis daerah, yaitu TPID, TP2DD, dan TP2ED.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam pengarahannya menekankan pentingnya pertemuan ini. “High Level Meeting ini menjadi penting karena bagaimana kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Ekonomi tumbuh sehingga semakin bisa mengurangi tingkat pengangguran terbuka di daerah masing-masing. Termasuk bagaimana investasi bisa dimaksimalkan jika ada rencana pengembangan investasi,” ujarnya.

Penghargaan yang diterima Bojonegoro menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam memperkuat layanan publik melalui optimalisasi mobilitas daerah serta percepatan transformasi digital. Hal ini khususnya terlihat dalam sistem pemerintahan dan layanan transaksi elektronik yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berkelanjutan.

Salah satu indikator keberhasilan digitalisasi daerah adalah capaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Berkat sinergi seluruh stakeholder, ETPD seluruh pemda di Jatim berhasil masuk kategori ‘Digital’ dengan skor di atas 90 persen pada Semester I 2025.

Khusus Kabupaten Bojonegoro, Indeks ETPD Semester I 2025 berada di posisi kedua tertinggi dengan skor mencapai 99,5 persen. Indeks ini dinilai dari tiga faktor utama, yakni proses, output, dan outcome, serta didukung oleh realisasi penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI).