Pemerintahan

Bojonegoro Genjot Modernisasi Pertanian dengan Bantuan Alsintan dari DBHCT Jatim

liputanbojonegoro637
×

Bojonegoro Genjot Modernisasi Pertanian dengan Bantuan Alsintan dari DBHCT Jatim

Sebarkan artikel ini
7F0A3894 072F 4D61 9E2E 7B3E79976E45

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro– Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor pertanian. Dukungan nyata ini diwujudkan melalui penyerahan sejumlah Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani, yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT) Provinsi Jawa Timur.

Penyerahan bantuan yang digelar di halaman Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian pada Kamis (11/12/2025) ini dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya melalui Dinas Perkebunan, atas penyaluran alsintan tersebut.

Bupati Bojonegoro menegaskan bahwa bantuan Alsintan ini bukan hanya sebatas penyediaan sarana fisik, melainkan sebuah langkah nyata untuk mempercepat modernisasi pertanian di Bojonegoro.

“Dengan adanya alsintan yang lebih efisien dan tepat guna, petani diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, menghemat waktu kerja, serta meminimalisir risiko kerugian akibat faktor cuaca maupun keterbatasan tenaga,” ujar Bupati.

Kepada seluruh kelompok tani penerima, Bupati berpesan agar bantuan Alsintan dari DBHCT Jatim ini dikelola secara optimal dan berkelanjutan, dengan fokus pada:

• Perawatan berkala: Memastikan alat selalu dalam kondisi prima.

• Pemanfaatan sesuai kebutuhan: Menggunakan alsintan untuk tujuan yang tepat guna.

• Tata kelola transparan: Menggunakan alat secara bergiliran dengan sistem yang terbuka dan merata bagi seluruh anggota kelompok.

Hal ini penting, agar manfaat bantuan dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan oleh seluruh anggota kelompok tani.

Mengakhiri sambutannya, Bupati turut mengajak para petani untuk tidak berhenti berinovasi, terus meningkatkan kapasitas diri, dan memanfaatkan pendampingan yang disediakan oleh penyuluh dan perangkat daerah.

Diharapkan sinergi antara petani, Pemerintah Daerah, dan dukungan Provinsi mampu mengantarkan Bojonegoro menjadi daerah pertanian yang Lebih maju, Mandiri, dan Berdaya saing.

Bantuan alsintan berbasis DBHCT ini diharapkan menjadi pemacu semangat baru bagi kelompok tani di Bojonegoro. Modernisasi pertanian ditekankan bukan hanya tentang alat, tetapi juga tentang perubahan cara kerja dan semangat untuk terus berkembang demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. (Prokopim)