Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Beberapa desa di Kabupaten Bojonegoro kini menghadapi masalah serius terkait kekeringan. Hal ini berdampak pada pasokan air bersih yang diperlukan masyarakat. Sebagai respons terhadap situasi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro telah mengambil langkah cepat untuk membantu warganya.
Sejak hari Kamis, 4 September 2025, BPBD telah mulai mendistribusikan bantuan air bersih ke dua desa yang terkena dampak, yaitu Desa Siwalan di Kecamatan Sugihwaras dan Desa Karangdinoyo di Kecamatan Sumberrejo.
Setiap desa menerima masing-masing satu tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan mendesak mereka. Proses pendistribusian ini sangat penting, terutama dengan adanya prediksi kemarau yang dapat berlanjut
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi, menekankan pentingnya masyarakat untuk tetap waspada dan siaga selama kemarau. Masyarakat disarankan untuk segera menghubungi call center BPBD di nomor 08113356444 (WhatsApp) atau menghubungi perangkat desa dan camat setempat jika membutuhkan bantuan lebih lanjut.
Selain itu, BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan tidak membakar sampah tanpa pengawasan dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.






