Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan langkah strategis dalam memperkuat posisi daerahnya sebagai kawasan warisan geologi dunia. Pada Selasa (20/1/2026), Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, secara resmi meluncurkan Gedung Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Bojonegoro.
Peresmian ini bukan sekadar seremoni infrastruktur, melainkan simbol komitmen Bojonegoro untuk menjadi pusat edukasi, penelitian, dan pariwisata berbasis pelestarian alam. Bersamaan dengan momentum tersebut, Bupati Setyo Wahono memberikan penghargaan kepada tujuh tokoh inspiratif yang dinilai berjasa dalam menjaga kekayaan bumi dan budaya di Bumi Angling Dharma.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Achmad Gunawan, menegaskan bahwa kehadiran Gedung PIG merupakan pilar literasi penting bagi generasi mendatang.
“Bupati Setyo Wahono memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pegiat yang selama ini bekerja di balik layar. Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga kekayaan paleontologi dan budaya yang ada di Bojonegoro,” ujar Achmad Gunawan saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).
Penghargaan tersebut diberikan kepada individu yang memiliki dedikasi tinggi di bidang konservasi, edukasi, dan penelitian. Berikut adalah tujuh penerima penghargaan tersebut:
• Bambang Sutrisno – Pelestari Kebudayaan Samin Bojonegoro.
• Agni Istigfar Paribrata – Penggerak Edukasi dan Pengembangan Geopark Bojonegoro.
• Hary Nugroho – Pemerhati Koleksi Paleontologi.
• Sigid Budiagung – Pemerhati Koleksi Paleontologi.
• Supangat – Pemerhati Koleksi Paleontologi.
• M. Ali Safaat – Pemerhati Koleksi Paleontologi.
• Dr. Laely Agustina Rahmawati – Akademisi Penggiat Geopark di Bidang Konservasi Keragaman Hayati.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro meyakini bahwa kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, dan praktisi paleontologi akan membawa dampak besar.
Dengan pengelolaan yang terintegrasi di Gedung PIG, Pemkab optimistis Geopark Bojonegoro akan semakin dikenal luas dan diakui di level internasional sebagai destinasi warisan geologi yang unggul.






