Pemerintahan

Bupati Setyo Wahono Buka Retret PDAM di Lingkungan Kodim 0813

liputanbojonegoro637
×

Bupati Setyo Wahono Buka Retret PDAM di Lingkungan Kodim 0813

Sebarkan artikel ini
EE5529BA CC7B 43E8 A850 59DD7C013DFB

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bojonegoro bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan retret pegawai pada hari Jumat, (07/11/2025).

Bertempat di lingkungan Kodim 0813, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kedisiplinan, membangun kekompakan tim, dan meningkatkan etos kerja seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan air bersih yang optimal kepada masyarakat.

Acara yang diikuti oleh pegawai PDAM dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lainnya ini berlangsung dengan antusiasme dan semangat kebersamaan yang tinggi.

Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PDAM dalam memilih Kodim sebagai lokasi penyelenggaraan retret. Ia menekankan bahwa pelayanan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat menuntut Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki mental, moral, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.

“Pelayanan publik bukan hanya soal kemampuan teknis. Ia harus lahir dari semangat kebersamaan, kedisiplinan, integritas, dan kepekaan dalam menjalankan tugas. Retret ini menjadi momentum memperkuat karakter dan membangun energi baru dalam bekerja,” tegas Letkol Dedy.

Khairul Anwar, Direktur PDAM Kabupaten Bojonegoro, menjelaskan bahwa retret ini dirancang sebagai ruang refleksi dan penyegaran semangat kerja. Ia menegaskan komitmen PDAM untuk terus meningkatkan kualitas distribusi, memperkuat manajemen, dan mengembangkan kompetensi SDM demi pelayanan yang semakin baik.

“Setiap tetes air yang kita salurkan mencerminkan dedikasi kita kepada masyarakat. Karena itu, kerja sama, komunikasi, dan kepedulian antarbagian harus terus diperkuat,” ungkap Khairul Anwar.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro dalam arahannya menekankan bahwa retret ini adalah langkah penting untuk membangun budaya kerja yang responsif dan profesional, melampaui sekadar rekreasi. Bupati secara khusus menyoroti pentingnya peningkatan kepekaan pegawai terhadap kebutuhan dan keluhan masyarakat.

“Air bersih adalah layanan dasar yang menyentuh masyarakat secara langsung. Pegawai PDAM harus memiliki ketangkasan, kecepatan, dan kepedulian dalam menangani persoalan di lapangan. Hasil dari retret ini harus benar-benar terasa dalam peningkatan pelayanan,” ujar Bupati.

Kegiatan retret ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru, memperkuat solidaritas antarpegawai, serta secara nyata meningkatkan kualitas pelayanan PDAM kepada masyarakat. Pasca-pelaksanaan, PDAM berencana melakukan evaluasi lanjutan untuk memastikan output pelatihan dapat terimplementasi secara efektif dalam tugas harian seluruh pegawai. (Prokopim)