Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Program Gayatri, yang dijalankan oleh pemerintah kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan, telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan ekonomi warga.
Inisiatif ini memfasilitasi masyarakat dalam budidaya ayam petelur mandiri yang sudah terbukti meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Contoh nyata dari keberhasilan program ini adalah Ambar, seorang warga Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras. Ia menerima 54 ekor ayam petelur pada bulan September 2025 dan mulai memanen hasil telur pada bulan Oktober 2025.
Ambar melaporkan bahwa hampir semua ayamnya kini produktif bertelur setiap hari, dengan rata-rata produksi telur mencapai 52 hingga 54 butir per hari.
Produksi ini sangat membantu dalam meningkatkan pendapatan keluarga.
Telur yang dihasilkan dari usaha budi daya ini kemudian dipasarkan melalui BUMDES setempat, dengan total produksi mencapai sekitar 2,5 kilogram sehari.
Dengan harga jual rata-rata Rp25.000 per kilogram, Ambar memperoleh pendapatan tambahan sekitar Rp62.500 hingga Rp63.000 setiap harinya.
Hal ini jelas menunjukkan bahwa Program Gayatri bukan hanya meningkatkan penghasilan tetapi juga memperkuat ketahanan pangan keluarga dan membuka peluang usaha produktif berbasis desa secara berkelanjutan.












