PemerintahanPeristiwa

Bupati Setyo Wahono Kenalkan GAYATRI ke Delegasi EMCL

liputanbojonegoro637
×

Bupati Setyo Wahono Kenalkan GAYATRI ke Delegasi EMCL

Sebarkan artikel ini
CA05EA9A 1C2B 4B65 AF89 766DBABE2F2C

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, membagikan materi mengenai praktik pengelolaan sosial-ekonomi melalui program kemasyarakatan yang dikenal sebagai “GAYATRI” (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) dalam sebuah sharing session dengan perwakilan pimpinan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dari berbagai negara.

Pertemuan tersebut, yang berlangsung di Ruang Rapat EMCL pada hari Selasa, (11/11/2025), dihadiri oleh delegasi pimpinan perusahaan dari India, Jerman, Peru, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Indonesia.

Dalam paparannya, Bupati Setyo Wahono menjelaskan bahwa GAYATRI merupakan inisiatif yang lahir dari konsep “keresahan” yang kemudian dijadikan skala prioritas untuk program di Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, membagikan materi mengenai praktik pengelolaan sosial-ekonomi melalui program kemasyarakatan yang dikenal sebagai “GAYATRI” (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) dalam sebuah sharing session dengan perwakilan pimpinan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dari berbagai negara.

Pertemuan tersebut, yang berlangsung di Ruang Rapat EMCL pada hari Selasa, 11 November 2025, dihadiri oleh delegasi pimpinan perusahaan dari India, Jerman, Peru, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Indonesia.

Dalam paparannya, Bupati Setyo Wahono menjelaskan bahwa GAYATRI merupakan inisiatif yang lahir dari konsep “keresahan” yang kemudian dijadikan skala prioritas untuk program di Bojonegoro.

GAYATRI adalah program peternakan ayam petelur skala rumah tangga yang bertujuan untuk, Membantu masyarakat rentan memperoleh  pendapatan berkelanjutan, Melatih kemandirian beternak, dan Meningkatkan kualitas pangan secara mandiri.

Penerima manfaat diberikan dukungan komprehensif, meliputi sarana prasarana, bimbingan teknis, pelatihan, serta pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara kontinyu.

Bupati Wahono menyoroti bahwa salah satu permasalahan utama yang menjadi perhatian daerah adalah membangun generasi muda, terutama mengatasi tingginya angka putus sekolah setingkat SMP. Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggandeng mitra strategis, salah satunya EMCL.

“Untuk menjawab keresahan itu kami tidak sendiri, kami menggandeng perusahaan seperti EMCL dengan dibantu CSR untuk membantu kemandirian ekonomi masyarakat, karena itu menjadi salah satu kunci kami untuk membangun,” jelasnya.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada EMCL atas perannya sebagai mitra yang mendukung program kemandirian ekonomi berbasis keluarga di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Selain itu, Bupati Wahono juga menyinggung inovasi kebijakan daerah lainnya, yaitu Dana Abadi Pendidikan. Ia menyatakan kebanggaannya karena Bojonegoro menjadi daerah pertama di Indonesia yang mengalokasikan anggarannya untuk dana abadi tersebut.

Di akhir sesi, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih dan harapannya. “Terima kasih kepada EMCL atas kerja sama dan kolaborasinya. Harapan saya ke depan terus sinergi dan berkolaborasi yang terbaik untuk masyarakat dan EMCL mampu memberikan sejarah momen yang baik untuk masyarakat Bojonegoro,” tutupnya. (Prokopim)