Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Bantuan keuangan khusus desa (BKKD) yang diberikan oleh Pemkab Bojonegoro telah menunjukkan dampak positif bagi masyarakat. Dengan anggaran Rp 1,3 miliar, Pemerintah Desa Kesongo di Kecamatan Kedungadem telah berhasil membangun jalan aspal sepanjang 950 meter dengan lebar 3,5 meter.
Keberadaan jalan mulus ini berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi warga setempat, serta memperpendek waktu tempuh mereka.
Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyatakan bahwa pembangunan jalan ini merupakan respons terhadap kebutuhan vital masyarakat. “Jalan aspal ini mampu meningkatkan hasil pertanian dan perkebunan dengan lebih efisien,” ungkapnya, Jumat, (12/12/2025)
Rasa syukur juga disampaikan oleh Triyono, salah satu warga Dusun Kesongo RT 01/RW 01. Ia merasa sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa dan BKKD atas pembangunan jalan yang sangat membantu. “Alhamdulillah, akhirnya jalan kami sudah diaspal.
Sebelumnya, jalan rusak membuat kami rugi karena biaya angkut mahal dan hasil panen sering terlambat. Sekarang, ini adalah harapan baru bagi kami,” kata Triyono.
Siti, seorang ibu rumah tangga di desa tersebut, juga merasakan manfaat dari pembangunan jalan aspal. Menurutnya, dengan adanya jalan yang baik, Desa Kesongo dapat lebih maju dan sejahtera.
“Anak-anak kami juga dapat lebih mudah dan aman pergi ke sekolah, tidak perlu khawatir jalan becek atau licin lagi,” tambahnya.
Keberhasilan pembangunan jalan di Desa Kesongo ini menunjukkan bahwa dana BKKD dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meratakan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan hingga ke pelosok desa.








