Liputanbojonegoro.com, Boyolali – Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Desa tersebut sukses meraih Juara Harapan II dalam ajang Lomba Desa Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).
Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung dalam rangkaian peringatan Hari Desa Nasional yang dipusatkan di Kabupaten Boyolali, Kamis (16/1/2026). Hadir dalam acara tersebut Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, sebagai bentuk dukungan atas transformasi digital di wilayahnya.
Menteri Desa PDTT, Yandri Susanto, dalam sambutannya menekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kekompakan 75.266 desa di seluruh Indonesia. Ia mengajak seluruh aparatur desa untuk memperkuat sinergi sebagai satu tim besar (superteam).
“Kita harus membangun dari bawah sesuai dengan Asta Cita ke-6. Desa adalah pusat siklus ekonomi yang memiliki potensi besar. Mari kita hilangkan praduga, perkuat persatuan, dan jadikan desa sebagai penggerak utama ekonomi nasional,” ujar Yandri.
Senada dengan hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang turut hadir menegaskan bahwa desa merupakan ujung tombak kebijakan ketahanan pangan. Menurutnya, digitalisasi desa akan mempercepat penguatan pelayanan dasar dan meningkatkan kualitas SDM secara berkelanjutan.
Kepala Desa Kauman, Yulia Purwaningtyasari, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pengakuan dari pemerintah pusat ini. Bagi Yulia, prestasi ini adalah buah dari kolaborasi aktif antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mengadopsi teknologi.
“Penghargaan Desa Digital ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus meningkatkan kemudahan akses layanan, pemberdayaan, serta keterbukaan informasi. Target kami adalah mewujudkan pemerintahan yang akuntabel dan menjadikan Kauman sebagai Smart Village yang membanggakan Bojonegoro,” tutur Yulia.
Capaian Desa Kauman ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai seremoni, namun menjadi lokomotif bagi desa-desa lain di Kabupaten Bojonegoro. Transformasi digital diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi dan mempercepat pemberantasan kemiskinan di tingkat akar rumput.
Dengan tema Hari Desa Nasional tahun ini, “Bangun Desa, Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia”, prestasi ini membuktikan bahwa desa di Bojonegoro siap bersaing di era industri 4.0 demi kesejahteraan masyarakat yang lebih luas.






