Pariwiata&Kuliner

Disbudpar Bojonegoro Luncurkan Paket Wisata Geopark ‘KaGeT’

liputanbojonegoro637
×

Disbudpar Bojonegoro Luncurkan Paket Wisata Geopark ‘KaGeT’

Sebarkan artikel ini
AFBC6E8A 667E 47B5 9E1E 6E1C7F11ADA3

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terus bergerak maju dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis potensi daerah.

Inovasi terbaru yang kini resmi diperkenalkan adalah KaGeT (Kedewan Geopark Trip), sebuah paket wisata terpadu yang dirancang khusus untuk mengeksplorasi kekayaan alam dan budaya di Kecamatan Kedewan.

Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Bojonegoro, Amin Asrofin, mengungkapkan bahwa KaGeT bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah paket wisata geopark yang menyatukan unsur edukasi, petualangan, budaya, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui produk UMKM.

“KaGeT dirancang sebagai paket wisata geopark berbasis potensi lokal. Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam dan situs geopark, tetapi juga mendapatkan pengalaman edukasi dan budaya yang dipadukan dengan kuliner khas Kedewan seperti Sego Gulung, Alpugan, Es Wereng, dan Kopi Dewa Beji,” kata Amin saat memberikan keterangan kepada media.

Melalui program KaGeT, wisatawan disuguhkan pengalaman perjalanan yang terkonsep matang. Dalam satu paket, pengunjung dapat langsung menyambangi berbagai destinasi unggulan berbasis masyarakat di kawasan geopark Kedewan, di antaranya Agroforestry Hargomulyo, Kampung Tumo, Rumah Singgah Wonocolo, Alang-Alang Teksas Wonocolo, dan Sumur Mluntur

Tak hanya berjalan-jalan, paket ini juga memanjakan para pencinta adrenalin dengan keseruan Jeep Adventure, serta edukasi mengenai lingkungan dan pertanian lewat wisata agro.

Bagi masyarakat yang tertarik, seluruh destinasi wisata yang tergabung dalam KaGeT sebenarnya dibuka setiap hari untuk umum.

Namun, untuk pelaksanaan paket wisata terpadu yang terjadwal, Disbudpar membukanya setiap Sabtu dan Minggu, atau bisa juga menyesuaikan dengan waktu reservasi dari kelompok peserta.

Untuk menikmati pengalaman lengkap ini, paket keluarga atau kelompok kecil dipatok dengan harga yang cukup terjangkau, yakni sekitar Rp310.000 per orang. Biaya tersebut sudah mencakup seluruh fasilitas wisata, jasa pemandu wisata (tour guide), serta sajian kuliner khas daerah Kedewan.

Demi memastikan program ini berjalan mulus dan berkelanjutan, Disbudpar Bojonegoro telah menyiapkan sejumlah strategi matang.

Mulai dari melibatkan akademisi, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pemerintah desa, hingga simulasi perjalanan demi menjamin pelayanan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan.

Selain itu, promosi digital dan branding wisata Kedewan terus digenjot agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Amin Asrofin berharap, ke depan KaGeT mampu bertransformasi menjadi ikon wisata baru yang membanggakan bagi Kabupaten Bojonegoro.

“Harapan kami, KaGeT tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan, menggerakkan UMKM, memperkuat desa wisata, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kedewan.

Lebih dari itu, KaGeT diharapkan menjadi wajah baru pariwisata Bojonegoro yang memadukan edukasi, petualangan, budaya, dan keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya.