Pemerintahan

HUT FTBM Bojonegoro Ke-21 Hadirkan Duta Baca Indonesia

liputanbojonegoro637
×

HUT FTBM Bojonegoro Ke-21 Hadirkan Duta Baca Indonesia

Sebarkan artikel ini
25E327B7 3050 4B23 9082 B6B597885D8F

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Menandai dua dekade lebih kiprahnya di dunia literasi, Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Bojonegoro menggelar aksi nyata melalui kegiatan bedah buku.

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) FTBM ke-21, organisasi ini menghadirkan Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, untuk membedah karyanya yang berjudul Ledakkan Idemu Agar Kepalamu Tidak Meledak.

Acara tersebut berlangsung di Kandalisada Creative Corner, Desa Kalianyar, Bojonegoro, pada Senin (20/7/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen FTBM Bojonegoro untuk membakar kembali semangat para pegiat literasi di Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai TBM, komunitas, mahasiswa, dan penggerak literasi se-Kabupaten Bojonegoro.

Sejumlah perwakilan instansi dan organisasi turut hadir, di antaranya Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bojonegoro, Relima Bojonegoro, Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro (PSJB), Kepala Perpustakaan Unugiri, HMP Bahasa dan Sastra Arab Unugiri, UKM Pers Istek Icsada, UKM Penelitian dan Jurnalistik Unigoro, serta Giri Foundation.

Ketua Forum TBM Bojonegoro, Dwi Anjarwati, menegaskan bahwa tantangan baru di dunia literasi saat ini memerlukan kolaborasi yang lebih luas.

“Kehadiran Mas Gol A Gong menjadi energi positif bagi kami. Di usia ke-21 ini, literasi bukan hanya tanggung jawab pegiat, melainkan tanggung jawab bersama.

Sinergi antara komunitas, pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar gerakan ini terus berkembang dan memberikan dampak nyata,” ujar Dwi.

Dalam sesi dialog yang berlangsung hangat dan interaktif, Gol A Gong membagikan gagasan serta pengalaman proses kreatifnya.

Mantan Ketua Forum TBM Pusat tersebut mengajak seluruh peserta untuk menjadikan aktivitas menulis sebagai media menuangkan ide sekaligus alat membangun peradaban.

Dukungan terhadap gerakan ini juga disampaikan oleh pemerintah daerah. Kepala Bidang Perpustakaan Dispusip Kabupaten Bojonegoro, Titis Anganten Wiyanti, mengapresiasi konsistensi yang ditunjukkan Forum TBM Bojonegoro selama ini.

“Usia 21 tahun merupakan fase produktif bagi FTBM untuk terus berinovasi dan menghadirkan program penguatan literasi yang kreatif, adaptif, serta mampu menjangkau masyarakat luas,” kata Titis.

Melalui momentum perayaan HUT ke-21 ini, FTBM Bojonegoro tidak hanya berhasil memperkuat jejaring antar-komunitas, tetapi juga membuktikan bahwa kolaborasi antara pegiat daerah, pemerintah, dan tokoh nasional mampu menjaga tradisi membaca serta menulis tetap mengakar di tengah masyarakat.