Pemerintahan

KKN Unigoro Latih Warga Meduri Olah Jagung Jadi Mi dan Keripik

liputanbojonegoro637
×

KKN Unigoro Latih Warga Meduri Olah Jagung Jadi Mi dan Keripik

Sebarkan artikel ini
65E40BE6 6BDC 4A5B 997F 554D801892DC

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 20 Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengolahan jagung di Balai Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang berfokus pada diversifikasi hasil pertanian ini mengajak masyarakat mengolah jagung menjadi mi dan keripik Happytos.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal yang selama ini dominan dijual dalam bentuk mentah.

Jagung merupakan salah satu potensi pertanian unggulan di Desa Meduri, Kabupaten Bojonegoro.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa Unigoro berupaya memberikan edukasi mengenai pentingnya inovasi produk pangan berbasis potensi lokal agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM dan ibu rumah tangga.

Pelaksanaan kegiatan ini turut menggandeng Tim Penggerak PKK Desa Meduri serta menghadirkan pemateri ahli dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).

46F2FD81 B6B8 4DE9 8067 B84F16D3F575

“Kegiatan ini bertujuan untuk membuka peluang usaha baru bagi warga. Melalui pengolahan dan teknik pengemasan yang menarik, jagung tidak hanya dijual mentah, tetapi memiliki nilai tambah yang jauh lebih tinggi,” ujar perwakilan mahasiswa KKN-TK Kelompok 20 Unigoro.

Rangkaian acara diawali dengan pemaparan materi mengenai peluang usaha dan pengemasan produk, kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan mi jagung dan keripik Happytos secara langsung.

Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif saat para anggota TP PKK Desa Meduri mempraktikkan setiap tahapan, mulai dari persiapan bahan, proses pencetakan, hingga penyajian produk akhir.

Warga Desa Meduri menyambut positif inisiatif ini. Selain mendapatkan wawasan baru, mereka berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai rintisan usaha rumahan. Peserta juga berharap adanya pendampingan lanjutan terkait strategi pemasaran produk di masa mendatang.

Melalui sinergi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat ini, diharapkan produk olahan jagung dapat menjadi salah satu ikon produk unggulan yang mampu memperkuat perekonomian Desa Meduri secara mandiri dan berkelanjutan.