PeristiwaPertanian

Pelatihan Pembuatan Jamur dari Bonggol Jagung di Desa Panjang

liputanbojonegoro637
×

Pelatihan Pembuatan Jamur dari Bonggol Jagung di Desa Panjang

Sebarkan artikel ini
4f55a8df 9e02 4a31 834f 5a06207b07bb

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Kesadaran akan potensi lokal di Kabupaten Bojonegoro terus berkembang. Masyarakat setempat kini didorong untuk meningkatkan keterampilan berbasis potensi lokal sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Salah satu inisiatif yang menarik adalah pelatihan pembuatan jamur dari bonggol jagung yang berlangsung di Desa Panjang, Kecamatan Kedungadem, pada Rabu, (30/08/2025).

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Balai Usaha Ekonomi Aisyiyah (BUEKA) dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, didukung oleh petani milenial dan petugas penyuluh pertanian. Pelatihan ini menampilkan pemuda inspiratif, Andre Septia Wahyu Saputra, dari Desa Mojorejo.

Andre menjelaskan bahwa selama ini bonggol jagung dianggap limbah, namun dengan pengolahan yang tepat, dapat dijadikan media tanam jamur yang produktif.

Sunjarno, petugas penyuluh lapangan, menekankan bahwa pelatihan ini tidak hanya tentang keterampilan teknis, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk mengelola limbah secara bijak.

“Pelatihan ini adalah wujud nyata pengabdian dan edukasi kepada masyarakat,” katanya. Di akhir sesi, peserta diharapkan dapat memulai usaha produktif secara mandiri, yang tentunya akan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sofiyatun dan Pariati, dua peserta pelatihan, mengungkapkan semangat baru mereka untuk berwirausaha setelah mengikuti pelatihan ini, menandakan bahwa hasil positif dari kegiatan ini sangat menjanjikan bagi perkembangan ekonomi desa.