PendidikanPeristiwa

TK ABA II Bojonegoro Meriahkan HUT RI Lewat Lomba

liputanbojonegoro637
×

TK ABA II Bojonegoro Meriahkan HUT RI Lewat Lomba

Sebarkan artikel ini
A04CC9F9 DA8B 48C4 B5B4 7E680B3075A1

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com — Ratusan siswa TK ABA II Bojonegoro antusias mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Perlombaan yang dikemas edukatif ini dirancang khusus untuk mengenalkan nilai nasionalisme sekaligus melatih kerja sama dan sportivitas sejak usia dini.

Suasana kemeriahan terlihat saat para siswa mengikuti beragam jenis lomba yang disesuaikan dengan kemampuan anak usia dini.

Di antaranya perlombaan crab walk, halang rintang, estafet bola pingpong menggunakan gelas, memindahkan bola dengan nampan secara berkelompok, hingga menata gelas menggunakan botol.

Kepala TK ABA II Bojonegoro, Siti Patimah, menjelaskan bahwa ajang Agustusan ini tidak sebatas perayaan seremonial, melainkan menjadi media pembelajaran karakter yang menyenangkan bagi para siswa.

“Sekolah mengadakan lomba Agustusan untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, menumbuhkan jiwa nasionalisme, serta melatih sportivitas, kerja sama, dan kreativitas murid melalui kegiatan yang menyenangkan,” ujar Siti.

Melalui perlombaan beregu seperti estafet bola pingpong dan memindahkan bola dengan nampan, para siswa dilatih berkomunikasi, menyamakan langkah, serta menyusun strategi bersama.

Menurut Siti, permainan kelompok ini efektif mengajarkan anak untuk menekan ego pribadi demi mencapai tujuan kelompok.

“Setiap anggota tim diajarkan untuk tidak menonjolkan diri sendiri, melainkan mengutamakan strategi dan keselarasan kelompok demi kemenangan bersama,” tambahnya.

Selain melatih gotong royong, kegiatan ini juga menekankan pembentukan sikap mental positif. Para siswa diajarkan menyemangati rekan yang kesulitan, menerima kekalahan dengan lapang dada, dan tidak bersikap berlebihan saat meraih kemenangan.

Siti menegaskan bahwa penanaman nilai kebangsaan dan karakter sangat penting dilakukan sejak dini mengingat anak berada pada masa keemasan (golden age).

Diharapkan, pemaknaan kemerdekaan melalui kebersamaan, sportivitas, dan saling menghargai dapat menjadi fondasi sikap siswa di masa depan.