Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro, – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Bojonegoro mematangkan sejumlah agenda strategis organisasi melalui rapat rutin bulanan yang digelar di Caffe Godel, Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, Sabtu (15/8/2026).
Rapat yang diikuti jajaran pengurus dan anggota PJI Bojonegoro tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Forum ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah, menyusun program sosial, hingga mempersiapkan perayaan Hari Ulang Tahun (Harlah) ke-28 PJI.
Salah satu program unggulan yang terus dijalankan adalah aksi sosial pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Program berkelanjutan setiap tiga bulan sekali ini dijadwalkan menyasar dua tempat pada pelaksanaan berikutnya, yakni Desa Selorejo, Kecamatan Baureno, dan Desa Jamberejo, Kecamatan Kedungadem.
Selain kegiatan sosial, PJI Bojonegoro juga menyiapkan puncak peringatan Harlah ke-28 PJI berupa hiburan rakyat dan panggung musik di GOR Utama Bojonegoro.
Agenda tersebut dirancang sebagai wadah silaturahmi untuk merangkul dan melibatkan awak media dari berbagai organisasi pers di Kabupaten Bojonegoro.
Untuk mempererat kebersamaan internal, DPC PJI Bojonegoro turut merencanakan kegiatan gathering dan rekreasi bersama anggota ke kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, sebagai sarana penyegaran di luar aktivitas jurnalistik.
Ketua DPC PJI Bojonegoro, Syamsul Anam (Anam Jozz), menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara ini merupakan wujud komitmen organisasi agar selalu memberi dampak nyata.
“Kami ingin PJI hadir memberikan manfaat, baik bagi masyarakat luas melalui program sosial seperti listrik gratis, maupun bagi internal wartawan melalui silaturahmi.
Kegiatan ini disusun agar semakin mempererat persatuan dan kekompakan kita semua,” ujar Anam.
Senada dengan hal itu, Wakil Ketua DPC PJI Bojonegoro, Bambang Setyawan, menyebutkan bahwa persiapan teknis akan segera dimatangkan agar seluruh agenda dapat terlaksana dengan optimal dan memberikan dampak positif bagi keharmonisan insan pers.
Pertemuan bulanan tersebut kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah dan makan bersama untuk memperkuat solidaritas seluruh anggota sebelum merealisasikan program-program yang telah disepakati.












