Pemerintahan

Pembagian 348 Bibit Pohon di Peringatan Hakordia Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

Pembagian 348 Bibit Pohon di Peringatan Hakordia Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
8527CBA2 9D63 4776 B21C B96BA70CA2C8

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2025 di Kabupaten Bojonegoro berlangsung ceria pada Minggu pagi (7/12/2025). Acara ini dirangkai dengan Gebyar Sadar Pajak Daerah dan ditandai dengan pembagian 348 bibit pohon gratis kepada masyarakat, yang menjadi simbol penumbuhan nilai-nilai integritas.

Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Nurul Azizah, menjelaskan bahwa perayaan ini memiliki makna filosofis yang mendalam. Indonesia telah meratifikasi Hakordia sejak 2006, menjadikannya simbol 19 tahun menuju Indonesia Emas 2045.

“Pembagian 348 bibit pohon gratis mewarnai peringatan Hakordia kali ini. Secara filosofis bermakna setiap hal baik ada prosesnya melalui simbol nilai-nilai integritas yang harus ditumbuhkan. Mulai menanam, merawat hingga akarnya kuat untuk menopang sehingga bisa memberi perlindungan,” terang Wabup Nurul saat memberikan pengarahan di Jalan P. Mas Tumapel.

Wabup Nurul juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak menanam pohon, menekankan bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa alam. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memimpin doa bersama untuk para korban musibah di Sumatera.

Rangkaian acara ini turut membuktikan adanya trust (kepercayaan) masyarakat kepada pemerintah melalui Gebyar Sadar Pajak Daerah. “Pajak ini digunakan pemerintah dalam pembangunan yang memberi kebermanfaatan pada masyarakat,” tambahnya.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, Teguh Prihandono, menyampaikan bahwa Hakordia setiap 9 Desember mengingatkan bahwa korupsi bukan tindakan individu, melainkan kolaborasi dari seluruh komponen, mulai dari masyarakat hingga jajaran instansi.

Kolaborasi dengan Bapenda untuk menggiatkan pajak daerah ini dianggap sebagai bibit sadar antikorupsi.

“Pajak daerah ialah hak seluruh masyarakat Bojonegoro yang akan digunakan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Bojonegoro. Melalui kegiatan ini dapat memperkuat semangat seluruh elemen masyarakat dan pemerintah sebagai agen perubahan,” ujar Teguh.

Kepala Bapenda Kabupaten Bojonegoro, Yusnita Liasari, secara khusus menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Bojonegoro melalui pembayaran pajak secara tepat waktu.

Selain acara puncak, peringatan Hakordia 2025 di Bojonegoro diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan instansi:

• Pendidikan dan Sosialisasi:

• Kegiatan Pembentukan Budaya Antikorupsi melalui berbagai forum Sosialisasi dan Pencegahan, bekerja sama dengan Paksi Bojonegoro.

• Festival Generasi Antikorupsi, berupa pemaparan materi oleh Aparat Penegak Hukum (APH) untuk edukasi publik.

• Kuis Online tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Bojonegoro untuk menanamkan nilai antikorupsi sejak dini.

• Penghargaan dan Komitmen:

• Pemberian Penghargaan Partisipan Perluasan Desa Antikorupsi Tahun 2025 (program rintisan KPK bersama Dinas PMD Provinsi Jawa Timur).

• Pemberian Piagam Patriot Integritas Muda Tahun 2025 (kerja sama dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur).

• Penandatanganan Pakta Integritas oleh Kepala Perangkat Daerah dan Camat untuk memperkuat komitmen struktural.

• Kegiatan Publik:

• Pemberian ‘Pohon kepada Masyarakat’ sebagai simbol nilai-nilai integritas yang harus ditumbuhkan.

• Treasure Hunt (perburuan harta karun) yang diikuti oleh masyarakat umum, menggabungkan edukasi dan hiburan dengan hadiah menarik.