TNI/POLRI

Polsek Ngambon Pasok 16.000 Liter Air Bersih ke Desa Nglampin

liputanbojonegoro637
×

Polsek Ngambon Pasok 16.000 Liter Air Bersih ke Desa Nglampin

Sebarkan artikel ini
B6CDACE7 4486 428F A8A9 6591843857E4

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Polsek Ngambon Polres Bojonegoro menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (10/7/2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian nyata Polri dalam membantu masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat dampak musim kemarau.

Dalam aksi sosial tersebut, Polsek Ngambon menerjunkan dua unit truk tangki air bersih dengan total kapasitas mencapai 16.000 liter.

Bantuan difokuskan kepada warga di lingkungan RT 03, RT 04, dan RT 05 Desa Nglampin, yang kondisinya paling terdampak akibat menyusutnya sumber air utama untuk kebutuhan sehari-hari.

Kapolsek Ngambon, AKP M. Tohir, menyampaikan bahwa kehadiran polri di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), melainkan juga hadir memberikan solusi konkret melalui aksi kemanusiaan.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga yang mengalami kesulitan air bersih. Kami juga berharap kegiatan ini semakin mempererat sinergi serta kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujar AKP M. Tohir.

“Ia menambahkan, pihak kepolisian berkomitmen untuk melakukan pengiriman bantuan ini secara berkala.

“Bantuan ini tidak cukup hanya sekali, kami akan berusaha untuk terus melaksanakan penyaluran air bersih secara rutin sesuai dengan kebutuhan warga, sejalan dengan semangat Polri untuk Masyarakat,” tegasnya.

Aksi sigap personel kepolisian ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Hartati, salah seorang warga penerima manfaat, mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam atas respons cepat dari Polsek Ngambon.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolsek Ngambon beserta seluruh anggota yang telah peduli kepada warga. Bantuan air bersih ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama di tengah musim kemarau seperti sekarang,” tutur Hartati.