TNI/POLRI

Rilis Akhir Tahun 2025 Polres Bojonegoro: Simak Data Lengkapnya

liputanbojonegoro637
×

Rilis Akhir Tahun 2025 Polres Bojonegoro: Simak Data Lengkapnya

Sebarkan artikel ini
1BED2299 206F 44EC 9C11 F2403565C88A

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2024–2025 dalam Konferensi Pers Akhir Tahun yang digelar pada Senin (29/12/2025). Meski mencatat kenaikan jumlah kasus kecelakaan, tingkat fatalitas korban jiwa justru berhasil ditekan.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, S.H., S.I.K., M.I.K., menyatakan bahwa pemaparan ini merupakan bentuk akuntabilitas publik dan komitmen institusi terhadap keterbukaan informasi.

Sektor lalu lintas menjadi sorotan utama dalam laporan tahun ini. Berdasarkan catatan Satlantas Polres Bojonegoro, terdapat 1.096 kasus kecelakaan sepanjang tahun 2025. Angka ini meningkat 46,32 persen atau bertambah 347 kasus dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 749 kasus.

Namun, di tengah kenaikan jumlah kejadian, angka korban meninggal dunia justru mengalami penurunan sebesar 5,64 persen.

• Tahun 2024: 195 korban meninggal dunia.

• Tahun 2025: 184 korban meninggal dunia.

“Penurunan korban meninggal dunia ini tidak lepas dari respon cepat anggota di lapangan serta koordinasi yang baik dengan layanan kesehatan dalam penanganan pascakecelakaan,” ujar AKBP Afrian.

Kabar positif datang dari angka pelanggaran lalu lintas yang menurun drastis. Tercatat ada 6.518 pelanggaran pada 2025, merosot 45,05 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 12.001 pelanggaran.

Penegakan hukum dilakukan melalui dua skema, yakni:

1. Tilang Konvensional: 5.279 perkara.

2. E-TLE (Tilang Elektronik): 1.239 perkara.

“Penurunan pelanggaran ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Bojonegoro dalam berlalu lintas mulai meningkat,” tambah Kapolres.

Selama periode 2025, Polres Bojonegoro juga mengamankan total 791 unit kendaraan sebagai barang bukti hasil penindakan, yang terdiri dari 787 unit kendaraan roda dua dan 4 unit kendaraan roda empat.

Menutup keterangannya, AKBP Afrian menegaskan bahwa fokus Polres Bojonegoro ke depan adalah memperkuat edukasi keselamatan dan melakukan penegakan hukum secara humanis serta profesional. “Tujuan utama kami adalah menekan angka kecelakaan dan melindungi keselamatan masyarakat,” pungkasnya.