Pemerintahan

Wabup Bojonegoro Pantau Pemasangan Portal di Jalur Luwihaji-Medalem

liputanbojonegoro637
×

Wabup Bojonegoro Pantau Pemasangan Portal di Jalur Luwihaji-Medalem

Sebarkan artikel ini
EE9D04D6 4D0D 4D65 8A51 B53E1D86607F

Liputanbojonegoro.com, bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memperketat pengawasan penggunaan jalan kabupaten dengan merencanakan pemasangan portal di jalur Luwihaji, Kecamatan Ngraho yang menjadi penghubung antara Provisi Jawa Timur Dan Jawa Tengah.

Langkah ini diambil guna memastikan keamanan warga sekitar dan menjaga ketahanan usia infrastruktur jalan.

Sebelum meninjau lokasi secara langsung, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, memimpin Rapat Terbatas (Ratas) pemantapan di Ruang Setyowati, Gedung Lama Lantai 2, Senin (02/02/2026). Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran Sekda, Satlantas Polres Bojonegoro, Dinas Perhubungan, Dinas PUBM, Satpol PP, hingga Dinas Pemadam Kebakaran.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Willy Fitrama, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Desa setempat. Warga mengeluhkan banyaknya kendaraan bertonase besar yang melintas di jalur yang bukan peruntukannya.

“Kami akan memasang portal setinggi 2,8 meter dan lebar 2,3 meter di kedua sisi jalan, tepatnya 200 meter sebelum jembatan. Sebagai langkah keselamatan, kami juga akan menambah barikade di tengah sebagai penanda bagi pengguna jalan,” terang Willy.

Secara teknis, ruas Jalan Luwihaji-Medalem merupakan jalan kelas 3 atau jalan lokal. Berdasarkan aturan yang berlaku, spesifikasi jalan ini dirancang untuk kendaraan dengan ketentuan:

• Lebar Maksimal: 2.100 – 2.500 mm.

• Panjang Maksimal: 9.000 – 18.000 mm.

• Muatan Sumbu Terberat (MST): 8 Ton.

Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan bahwa keberadaan portal ini bukan untuk membatasi akses masyarakat, melainkan untuk mengatur agar kendaraan yang melintas sesuai dengan kelas jalan yang tersedia.

“Kami sering menerima informasi bahwa kendaraan bermuatan berat sering melintas di jalur ini. Maka, kami imbau kendaraan bertonase besar untuk menggunakan rute yang seharusnya. Ini demi keamanan dan kenyamanan bersama, serta agar usia infrastruktur jalan kita bisa maksimal,” pungkas Nurul Azizah.

Dengan adanya portal ini, Pemkab Bojonegoro berharap mobilitas warga lokal tetap terjaga tanpa terganggu oleh risiko kerusakan jalan akibat kelebihan muatan (Over Dimension Over Loading). (Prokopim)