PemerintahanPeristiwa

Wabup Nurul Azizah Tinjau Persiapan Jalan di Desa Napis

liputanbojonegoro637
×

Wabup Nurul Azizah Tinjau Persiapan Jalan di Desa Napis

Sebarkan artikel ini
8D32033D 8D87 4D29 84F5 EDA5147F6186

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Aksesibilitas antar wilayah pedesaan kembali menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Program ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, terutama untuk mempercepat penanganan di daerah-daerah ekstrem.

Menanggapi antusiasme dan perhatian masyarakat terhadap pemerataan infrastruktur, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, langsung turun ke lapangan. Ia melakukan pengecekan persiapan pembangunan jalan di Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, yang dalam beberapa hari terakhir menjadi sorotan publik.

Keterlibatan aktif masyarakat dalam memantau infrastruktur di pedesaan dinilai akan sangat membantu Pemkab Bojonegoro dalam menyisir wilayah prioritas agar pembangunan yang dilakukan semakin berdampak luas. Sebelumnya, pembangunan serupa juga telah dilakukan di ruas jalan Dusun Bluru ke Dusun Tretes, Desa Pragelan, Kecamatan Gondang. Kini, fokus beralih ke persiapan ruas jalan Dusun Bagi, Desa Napis.

Wakil Bupati Nurul Azizah menjelaskan bahwa rencana pembangunan di Desa Napis ini merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat mengenai kondisi jalan yang memerlukan perhatian. Meskipun dalam perencanaan 2025 Desa Napis sudah merencanakan beberapa titik, Wabup memastikan adanya solusi cepat.

“Ini tantangan kita. Untuk yang belum dilaksanakan dari APBD, bahwa Bapak Bupati memberikan solusi cepat dalam memberikan suatu layanan yang segera dieksekusi,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Kepala Dinas PU Bina Marga, Camat Tambakrejo beserta jajaran pemerintah desa, Kapolsek, dan Danramil setempat.

Camat Tambakrejo, Kasmari, menjelaskan secara rinci status dan lokasi jalan yang akan ditangani.

“Untuk status jalan, masuk poros Desa Napis. Masuk ruas Dusun Napis-Dusun Pencol-Dusun Daplangu-Dusun Bagi-Dusun Koripan-Dusun Tawaran. Untuk jalan dimaksud letaknya di Dusun Bagi, Desa Napis. Kurang lebih panjang 1,5 kilometer yang rencana penanganan darurat untuk normalisasi,” jelas Kasmari pada Rabu (12/11/2025).

Selain jalan, terdapat juga fokus pada rekonstruksi jembatan yang sangat dibutuhkan, yaitu yang menghubungkan Desa Napis-Desa Ngrancang-Desa Turi. Jembatan ini berada di ruas Dusun Bagi-Dusun Koripan (Desa Napis)-Dusun Ngengo (Desa Ngrancang)-Dusun Boti (Desa Turi).

Secara keseluruhan, wilayah tersebut masih memiliki ruas jalan ekstrem sepanjang 5,5 kilometer dan enam jembatan yang harus dibangun untuk menghubungkan jalur dimaksud.

Sebagai langkah awal di tahun ini, ruas jalan sepanjang 1.221 meter yang rusak sudah mulai dibangun dengan jalan rigid beton melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun 2025.