Infotaiment

Bupati Lamongan Ajak SMSI Berkolaborasi Kawal Pembangunan Daerah

×

Bupati Lamongan Ajak SMSI Berkolaborasi Kawal Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com — Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima kunjungan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lamongan di ruang kerjanya, Kamis (24/9/2026).

Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mengawal pembangunan di Lamongan.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes menyampaikan bahwa media memegang peranan strategis sebagai jembatan informasi bagi masyarakat.

Ia berharap media mampu menyajikan berita yang akurat, edukatif, serta objektif di tengah derasnya arus informasi digital.

“Mari bersinergi mengawal pembangunan daerah,” ujar Pak Yes.

Ia menekankan bahwa kerja sama ini tidak akan mengikis independensi pers. Sinergi dan komunikasi yang terbuka justru dibutuhkan agar media dapat menyampaikan program, potensi, maupun kritik pembangunan secara utuh.

“Pemerintah membutuhkan masukan dan kontrol dari media. Ketika informasi disampaikan secara benar dan berimbang, masyarakat dapat memahami arah pembangunan sekaligus ikut berpartisipasi mengawalnya,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua SMSI Lamongan M. Nur Ali Zulfikar menyambut positif ajakan kolaborasi tersebut. Ia memaparkan beberapa agenda mendatang SMSI Lamongan untuk mendukung literasi dan partisipasi publik.

Beberapa program kerja yang disiapkan SMSI Lamongan antara lain Penguatan Newsroom Jaga Desa, dan Penyelenggaraan kegiatan cerdas cermat.

 Lomba penulisan kisah dan esai terkait program prioritas Bupati Lamongan untuk pelajar, pemuda, dan masyarakat umum

Ali menegaskan, meski siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarkan informasi pembangunan dan potensi lokal, SMSI Lamongan akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional.

“Dukungan terhadap pembangunan daerah tidak berarti media kehilangan sikap kritis. Pers tetap harus berpihak pada kepentingan publik, menyampaikan capaian secara objektif, sekaligus memberikan kritik yang proporsional,” pungkas Ali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *