Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bojonegoro menggelar silaturahmi ke Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro pada Jumat (25/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Makodim 0813 ini bertujuan mempererat komunikasi sekaligus membuka ruang kolaborasi untuk mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat daerah.
Rombongan pengurus SMSI Bojonegoro diterima langsung oleh Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, beserta jajarannya.
Ketua SMSI Bojonegoro periode 2026–2030, Kustaji (Bung Kust), menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal membangun sinergi yang lebih intensif antara perusahaan media siber dan jajaran TNI.
Menurut Dosen Universitas Bojonegoro tersebut, SMSI siap mendukung program-program kerja Kodim 0813.
“SMSI memiliki posisi strategis dalam penyampaian informasi. Kami berharap ada sinergi dan kolaborasi terhadap program-program Kodim Bojonegoro agar tercipta simbiosis yang saling menguatkan dan bermanfaat bagi kedua belah pihak serta masyarakat,” ujar Kustaji.
Senada dengan hal tersebut, Penasehat SMSI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menekankan pentingnya peran media dalam ekosistem pembangunan daerah. Ia berharap silaturahmi ini memicu aksi nyata di lapangan.
“Kami berharap ada kolaborasi konkret ke depan. Tidak hanya sebatas penyampaian informasi dan edukasi yang berimbang, tetapi juga bersama stakeholder ikut mendorong kegiatan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro,” tutur Sasmito.
Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menyambut hangat kunjungan SMSI. Sebagai putra daerah, Dedy menegaskan komitmennya untuk bersama-sama membangun Bojonegoro melalui keterbukaan informasi publik dan edukasi masyarakat.
“Kolaborasi ini sangat penting. Kita bersama-sama ingin membangun Bojonegoro. Kodim akan berupaya menelurkan program dan kegiatan edukatif agar dapat disebarluaskan secara massif melalui media,” jelas Dedy.
Lebih lanjut, Dandim membuka kesempatan bagi jajaran SMSI untuk memberikan masukan serta gagasan program, khususnya yang berfokus pada penguatan ekonomi kemasyarakatan dan pemberdayaan warga.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif tersebut diharapkan tidak berhenti pada tingkatan seremoni saja, melainkan berlanjut menjadi kemitraan strategis demi kemajuan Kabupaten Bojonegoro.






