Peristiwa

BPBD Bojonegoro: Waspada Bencana Hidrometeorologi Akibat Cuaca Ekstrem

liputanbojonegoro637
×

BPBD Bojonegoro: Waspada Bencana Hidrometeorologi Akibat Cuaca Ekstrem

Sebarkan artikel ini
396d475f 16b1 44ad 829b ab4ba5192cb5

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Imbauan ini dikeluarkan menyusul prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, yang memperkirakan adanya cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur hingga 17 September 2025.

Berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca ekstrem ini dapat memicu sejumlah bencana, termasuk hujan sedang hingga lebat, banjir luapan, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, dan hujan es. Fenomena ini diduga terjadi akibat adanya gangguan gelombang atmosfer, seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby, dan Low Frequency yang melintasi Jawa Timur.

Sekretaris BPBD Kabupaten Bojonegoro, Ginuk Karniati, menyatakan bahwa pihaknya telah menyebarkan informasi ini ke seluruh kecamatan, desa, hingga para relawan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, mengingat cuaca ekstrem sering kali datang secara tiba-tiba.

Menanggapi potensi bencana, BPBD Bojonegoro telah mengambil langkah-langkah kesiapsiagaan. Di antaranya, menyiapkan personel tambahan yang siaga di lapangan dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, serta relawan kebencanaan.

“Beberapa hari lalu, kami menerima laporan kejadian akibat angin kencang, seperti pohon tumbang di Desa Mojoranu, Kecamatan Dander; rumah rusak di Desa Jatigede, Kecamatan Sumberejo; dan rumah roboh di Desa Jono, Kecamatan Temayang. Semua laporan langsung kami tindak lanjuti dengan cepat,” ujar Ginuk, Senin (15/9/2025).

Selain kesiapan sumber daya manusia, BPBD juga meningkatkan sarana dan prasarana, termasuk kendaraan operasional dan perlengkapannya, agar selalu siap saat dibutuhkan.

Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan situasi darurat kebencanaan. Mereka dapat menghubungi perangkat desa terdekat atau langsung ke Call Center Pusdalops BPBD Bojonegoro melalui nomor WhatsApp 0811-3356-444. Masyarakat disarankan untuk menyimpan nomor ini sebagai langkah antisipasi.