Liputanbojonegoro.com, Sidoarjo – Isak tangis haru dan bahagia mewarnai acara Pelepasan dan Pentas Seni angkatan ke-24 Taman Kanak-kanak (TK) Cahaya Kita Kota Sidoarjo. Acara yang digelar di Hotel Luminor pada Kamis (4/6/2026) ini sukses memukau puluhan wali murid yang hadir.
Bukan sekadar seremonial kelulusan menuju jenjang Sekolah Dasar (SD), acara ini menjadi panggung pembuktian bagi para siswa.
Penampilan memukau mulai dari kemahiran membaca, berpidato, melantunkan ayat suci Al-Qur’an, menghafal doa pendek, hingga atraksi tarian dan pembacaan puisi berhasil memantik rasa bangga luar biasa dari para orang tua.
Suasana semakin menyentuh hati saat prosesi anak-anak memberikan mawar merah kepada orang tua mereka sebagai simbol kasih sayang dan bakti.
Kepala TK Cahaya Kita, Lilis Suryani, S.Pd., melaporkan bahwa pada tahun ajaran 2026 ini, pihak sekolah berhasil meluluskan 26 peserta didik yang seluruhnya telah siap dan cakap untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SD, MI, maupun pendidikan diniyah.
“Alhamdulillah. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan semua pihak, mulai dari pengurus Yayasan Dua Cahaya Suci (YDCS), pengurus RW, RT, hingga wali murid yang memberikan kepercayaan penuh kepada kami.
Gelaran Pelepasan dan Pentas Seni ini merupakan bentuk apresiasi dan rasa syukur bersama untuk mewujudkan anak-anak yang cerdas, saleh, dan salehah,” ujar Bu Lilis.
Senada dengan Kepala Sekolah, Ketua YDCS H. Makin Rahmat juga tidak dapat menyembunyikan rasa harunya melihat potensi besar yang dimiliki para siswa.
Pria yang akrab disapa Abah Makin ini menilai sinergitas antara dewan guru, wali murid, siswa, dan lingkungan sekitar telah berhasil menciptakan ekosistem belajar yang nyaman demi mencetak generasi berakhlakul karimah.
“Ini merupakan titik awal harapan yang positif untuk memupuk semangat calon generasi bangsa yang tangguh dan tidak cengeng. Di sini, mereka tetap asyik menikmati dunia anak-anak, sekaligus dilatih untuk mandiri dan berani,” tegas Abah Makin.
Dampak nyata dari pola didik di TK Cahaya Kita dirasakan langsung oleh para orang tua. Salah satu wali murid mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas perubahan besar yang dialami oleh sang anak.
“Kami sangat bersyukur anak saya bisa bersekolah di TK Cahaya Kita. Dulu anaknya pendiam, cengeng, dan kurang bertanggung jawab. Alhamdulillah, sekarang berubah 180 derajat.
Belum adzan saja dia sudah pamit ke masjid untuk jamaah. Pagi hari mau berangkat sekolah juga tidak rewel lagi. Yang paling membuat bangga, anak saya sekarang sudah hafal doa-doa pendek dan bisa mengaji,” tuturnya dengan penuh rasa syukur.






