Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) terus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Bekerja sama dengan Generasi Berencana (GenRe) Bojonegoro, Pemkab menggelar Pelatihan Konselor Sebaya Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) pada 28–29 Januari 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Pusdiklat Kwarcab Bojonegoro ini mengusung tema “Sebaya Bersuara, Remaja Berdaya”. Sebanyak 50 remaja utusan dari berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro hadir untuk dibekali kemampuan menjadi pendengar dan pemberi solusi bagi rekan sebaya mereka.
Kepala Dinas P3AKB Bojonegoro, Ahmad Hernowo, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk mencetak konselor yang kompeten, berkarakter, dan memiliki empati tinggi.
“Peserta dipersiapkan sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka juga merupakan cikal bakal Duta GenRe Kabupaten Bojonegoro Masa Bhakti 2026–2027,” ujar Ahmad Hernowo.
Pelatihan intensif selama dua hari ini mencakup berbagai materi krusial, di antaranya Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kependudukan, Kesehatan reproduksi dan kesehatan mental remaja, Teknik dasar konseling dan kepemimpinan (leadership), dan Perencanaan masa depan yang matang.
Salah satu poin utama yang ditekankan adalah pencegahan pernikahan usia dini. Remaja diimbau untuk menghindari pernikahan di bawah usia 19 tahun karena dinilai dapat menghambat kesiapan mental, ekonomi, dan fisik dalam membangun keluarga berkualitas.
Ahmad Hernowo juga berpesan agar remaja Bojonegoro tumbuh dengan optimisme tinggi dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif. Menurutnya, pendidikan tinggi dan pengembangan potensi diri harus menjadi prioritas utama.
“Setiap remaja memiliki kekuatan dan potensi besar untuk terus berkarya. Kami berkomitmen mewujudkan remaja Bojonegoro yang berdaya, peduli, dan berencana menuju masyarakat yang bahagia dan membanggakan,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan apresiasi kepada seluruh fasilitator dan narasumber yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan agenda tahunan GenRe Bojonegoro tersebut.






