Pemerintahan

Wakili Daerah di Ajang Nasional, Pemuda Bojonegoro Inisiasi Gerakan Antikorupsi “NALAR”

liputanbojonegoro637
×

Wakili Daerah di Ajang Nasional, Pemuda Bojonegoro Inisiasi Gerakan Antikorupsi “NALAR”

Sebarkan artikel ini
9196354F 2FC8 4DCA BDF2 6AFE849C1C4A

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro — Pemuda asal Kabupaten Bojonegoro, M. Faiz Chishomuddin, terpilih menjadi salah satu perwakilan pemuda daerah berintegritas di tingkat nasional.

Pemuda yang akrab disapa Maz Faa tersebut akan mengikuti program SINTESIS 2026 selama lima hari sebagai wadah pembekalan kapasitas penggerak antikorupsi di daerah.

Dalam forum nasional tersebut, alumnus MTs Abu Darrin Bojonegoro ini memperkenalkan program gagasannya yang bernama NALAR (Narasi dan Aksi Pemuda Berintegritas).

Gerakan ini merupakan program taktis yang berfokus pada penguatan edukasi dan aksi penanaman nilai-nilai integritas antikorupsi bagi generasi muda.

Secara teknis, implementasi program NALAR dirancang ke dalam empat tahapan utama:

Nalar Edu (Edukasi Terintegrasi): Berfokus pada pendidikan formal dan informal, melalui Kelas Integriplay untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA, serta penyelenggaraan seminar, talkshow, dan webinar secara daring maupun luring.

 Nalar Media (Kampanye Digital): Melakukan kampanye digital secara masif melalui platform media sosial seperti Instagram, TikTok, WhatsApp, dan sejenisnya untuk memperluas jangkauan edukasi.

 Nalar Kader (Kaderisasi Agen Integritas): Program tindak lanjut dari Nalar Edu untuk mencetak kader baru dengan menggandeng organisasi kepemudaan dan institusi sekolah guna menciptakan ekosistem antikorupsi yang berkelanjutan.

 Nalar Aksi (Aksi Kolaboratif): Rangkaian puncak dari masing-masing pilot NALAR yang bergerak bersama untuk memberikan dampak langsung serta memperluas jaringan integritas di lingkungan sekitar.

Guna memastikan keberlanjutan program, gerakan NALAR dibangun secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai mitra strategis.

Beberapa di antaranya meliputi Inspektorat Provinsi Jawa Timur, Inspektorat Bojonegoro, Paksi (Penyuluh Antikorupsi) Jawa Timur dan Bojonegoro, Patriot Integritas Muda Jawa Timur dan Bojonegoro, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Bojonegoro, Dinas Pendidikan Bojonegoro, Duta Pelajar Antikorupsi Jawa Timur, serta Duta Mahasantri Antikorupsi.

“Bagi saya, lolos sebagai peserta SINTESIS 2026 menjadi wadah menggali ilmu. Jejaring dan pengalaman yang saya peroleh selama SINTESIS 2026 akan saya bawa pulang untuk dikembangkan melalui gerakan NALAR,” kata Maz Faa saat diwawancarai pada Kamis (16/7).

Ia berharap gerakan ini dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah, komunitas, dan organisasi kepemudaan agar semakin banyak generasi muda Bojonegoro yang menjadi agen perubahan di lingkungannya.

“Saya percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Kalau semakin banyak anak muda Bojonegoro yang memilih jujur, peduli, dan berani menjaga integritas, maka itu akan menjadi investasi terbaik bagi masa depan daerah kita,” ujarnya optimistis.

Sebelum terpilih dalam ajang nasional ini, Maz Faa dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan, keagamaan, dan sosial.

Tercatat, ia memiliki sejumlah prestasi di antaranya Juara 2 Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan Kabupaten Bojonegoro 2025, Awardee Fully Funded International Volunteer and Youth Fellowship Malaysia-Singapura 2026, serta Pemenang PF-Muda Pertamina Foundation Sekolah Budaya Anak Gang Dolly Surabaya.