InfotaimentPemerintahan

Dari Kelontong Jadi Penopang Ekonomi, SRC Bojonegoro Rayakan HUT ke-18

liputanbojonegoro637
×

Dari Kelontong Jadi Penopang Ekonomi, SRC Bojonegoro Rayakan HUT ke-18

Sebarkan artikel ini
0023D07A AEE8 4C71 BFA3 663A0C6C4423

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendorong jaringan toko kelontong yang tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC) untuk menjadi mitra strategis dalam memperluas pemasaran produk lokal.

Hal ini dilakukan guna memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat desa.

Harapan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 SRC Kabupaten Bojonegoro yang digelar di Pendopo Malowopati, Kamis (4/6/2026).

“Saat ini terdapat sekitar 750 pedagang atau toko di Bojonegoro yang telah bergabung dengan SRC. Ke depan, kami berharap jumlah ini terus bertambah dan dapat menjangkau seluruh kecamatan hingga desa-desa di Kabupaten Bojonegoro,” ujar Nurul Azizah dalam sambutannya.

Nurul mengapresiasi perkembangan SRC yang dinilai konsisten memberdayakan ekonomi masyarakat bawah. Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Bojonegoro siap memfasilitasi penguatan usaha melalui program lintas sektor, mulai dari kemudahan perizinan, pembinaan usaha, hingga kolaborasi dengan sektor pertanian dan peternakan.

“Kami ingin membangun ekosistem ekonomi yang saling mendukung. Produk lokal Bojonegoro harus memiliki ruang pemasaran yang lebih luas, dan SRC dapat menjadi salah satu mitra strategisnya,” imbuh Nurul.

Ia juga meminta para pemilik toko kelontong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PT SRC Indonesia, Romulus Susanto, mengungkapkan perkembangan pesat jaringan ini sejak pertama kali didirikan pada tahun 2008. Berawal dari hanya 57 toko, kini SRC telah menggandeng lebih dari 250 ribu toko kelontong di 34 provinsi di Indonesia.

Melonjaknya jumlah anggota ini berdampak signifikan terhadap perekonomian nasional. Romulus menyebutkan, berdasarkan survei terbaru tahun 2026, kontribusi ekonomi jaringan SRC telah menembus angka Rp251 triliun.

“SRC hadir untuk memperkuat UMKM, membuka peluang usaha, dan menciptakan lapangan pekerjaan. Konsumsi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi tidak akan berjalan optimal tanpa kerja sama yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta,” ungkap Romulus.

Acara peringatan hari jadi yang mengusung tema kebersamaan dan pemberdayaan ini ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng.

Selain Wakil Bupati dan Manajemen PT SRC Indonesia, agenda ini juga dihadiri oleh jajaran DPRD Kabupaten Bojonegoro serta ratusan pemilik toko kelontong SRC dari berbagai wilayah di Bojonegoro.

Melalui momentum ini, SRC Bojonegoro diharapkan semakin solid menjadi wadah peningkatan kelas pelaku UMKM sekaligus motor penggerak kesejahteraan masyarakat pelosok.