Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan, mahasiswa KKN-TK Kelompok 10 Universitas Bojonegoro (Unigoro) berkolaborasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Trenggulunan menyalurkan bantuan air bersih pada Selasa (22/7/2026).
Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap kepada warga RT 12 Dusun Ringin Anom, Desa Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, yang mulai kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat memasuki musim kemarau.
Dalam aksi sosial ini, Pemdes Trenggulunan menyediakan pasokan air bersih sebanyak 5.000 liter pada setiap tahap penyaluran.
Guna mendukung kelancaran distribusi, tim KKN-TK Kelompok 10 Unigoro turut memberikan bantuan berupa dua unit penampung air berbahan terpal.
Fasilitas ini difungsikan sebagai tempat penampungan sementara agar warga dapat mengambil air secara teratur sesuai kebutuhan.
Ketua RT 12 Dusun Ringin Anom, Salim, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian dan kerja sama yang terjalin antara pemerintah desa dan para mahasiswa.
“Setiap memasuki musim kemarau, khususnya kurun waktu Juni hingga September, sebagian warga kami memang kerap mengalami krisis air bersih.
Bantuan air dari Pemdes sangat membantu, dan ketersediaan bak terpal dari mahasiswa KKN membuat proses distribusi jadi jauh lebih mudah dan tertib,” ujar Salim.
Melalui sinergi ini, Pemdes Trenggulunan bersama mahasiswa KKN-TK Kelompok 10 Unigoro berharap kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau dapat terpenuhi.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata hadirnya mahasiswa dan pemerintah dalam memberikan solusi konkret atas permasalahan sosial di masyarakat.








