Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 20 Universitas Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan edukasi sains dan teknologi ramah lingkungan di SD Negeri Meduri 4, Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (30/7/2026).
Inovasi pembelajaran ini mengajak para siswa kelas 5 dan 6 merakit serta menguji coba miniatur robot mobil bertenaga surya.
Kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan konsep energi terbarukan sejak dini sekaligus melatih kreativitas, keterampilan motorik, dan kemampuan berpikir logis siswa melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Sebelum memasuki sesi praktikum, Kelompok 20 Universitas Bojonegoro memaparkan materi dasar mengenai energi terbarukan, potensi energi matahari, serta mekanisme kerja panel surya dalam mengonversi energi cahaya menjadi energi listrik.
“Siswa diajak berdiskusi secara interaktif guna membangun pemahaman awal sebelum memulai perakitan.
Usai sesi teori, para siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk merakit komponen miniatur robot mobil.
Setiap kelompok mendapatkan pendampingan intensif dari mahasiswa untuk memahami fungsi setiap komponen hingga proses pemasangan panel surya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi uji coba di luar ruangan. Siswa mengamati secara langsung miniatur robot mobil yang mereka rakit bergerak saat terpapar sinar matahari.
Para peserta mengikuti seluruh jalannya kegiatan dengan penuh antusias. Rasa ingin tahu yang tinggi terlihat saat siswa aktif bertanya dan berdiskusi selama proses perakitan dan demonstrasi alat.
Danang Dwi Putra Rimbawan, salah satu siswa kelas peserta dari SDN Meduri 4, mengungkapkan kesan positifnya atas pengalaman praktik tersebut.
“Saya senang bisa belajar membuat robot bersama kakak-kakak KKN. Tadi kami belajar tentang energi matahari dan cara panel surya bisa membuat robot bergerak.
Menurut saya kegiatannya seru karena bisa langsung praktik dan mencoba robot yang sudah dibuat. Semoga kegiatan seperti ini bisa dilakukan lagi supaya kami bisa belajar dan mencoba hal-hal baru,” tutur Danang.
Melalui program ini, KKN-TK Kelompok 20 Universitas Bojonegoro berharap dapat menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), serta membangun kesadaran akan pentingnya penggunaan energi bersih untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Selain memberikan pemahaman materi, kegiatan ini ditujukan untuk melatih kerja sama tim, ketelitian, dan pemecahan masalah bagi para siswa.
Ke depan, diharapkan kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan pemerintah desa terus terjalin dalam menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis praktik yang bermanfaat bagi generasi muda.











