Pemerintahan

Bupati Setyo Wahono Resmi Buka TMMD ke-129 di Kedungadem Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

Bupati Setyo Wahono Resmi Buka TMMD ke-129 di Kedungadem Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
CFCD7F42 78EF 4A08 B3A5 9BCA078E60FB

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Kodim 0813 Bojonegoro resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026.

Pembukaan program terpadu lintas sektoral ini ditandai dengan upacara resmi yang dipusatkan di Lapangan Desa Mlideg, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (15/7/2026).

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program yang akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026 ini menempatkan Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, sebagai lokasi sasaran utama pembangunan.

Kehadiran Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Dandim 0813 Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto di lokasi upacara disambut meriah oleh ratusan siswa-siswi SDN Mlideg dan MI Nurul Islamiyah.

Upacara dipimpin langsung oleh Letnan Purnomo sebagai Komandan Upacara, sementara Bupati Setyo Wahono bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Prosesi upacara diawali dengan penampilan tari tradisional lokal ‘Api Kayangan’, disusul penandatanganan dan penyerahan naskah proyek TMMD ke-129 oleh Bupati Setyo Wahono dan Dandim 0813 Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Tepat pukul 09.00 WIB, Bupati Setyo Wahono secara resmi membuka jalannya program.

“Pada hari ini, Rabu tanggal 15 Juli 2026 pukul 09.00 WIB, TMMD ke-129 TA 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucap Bupati Wahono diikuti dengan penyematan tanda peserta serta penyerahan alat kerja secara simbolis kepada perwakilan TNI dan Linmas.

Dalam amanatnya, Bupati menekankan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kepedulian dan kemanunggalan TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.

Ia menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025, TNI mengemban tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang salah satunya diimplementasikan melalui bantuan program pembangunan di daerah.

Guna menyukseskan program ini, Pemkab Bojonegoro memberikan dukungan penuh berupa fasilitasi anggaran melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta mengucurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) langsung ke Desa Kesongo.

Bupati memaparkan program TMMD kali ini difokuskan pada dua sasaran utama Sasaran Fisik Diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan sarana-prasarana, serta fasilitas umum guna memperlancar mobilitas dan aksesibilitas warga desa, dan Sasaran Nonfisik Diarahkan pada peningkatan kapasitas SDM dan kemandirian masyarakat. Program ini meliputi penyuluhan kesehatan, penguatan ketahanan pangan, pelatihan keterampilan usaha produktif, hingga pengelolaan potensi lokal.

“Kita berharap hasil dari TMMD ini tidak hanya berupa pembangunan infrastruktur fisik yang kokoh, tetapi juga melahirkan masyarakat desa yang lebih mandiri, tangguh, dan sejahtera,” imbuh Setyo Wahono.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengimbau seluruh OPD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat untuk bergotong-royong menyukseskan TMMD ke-129.

Ia juga menitipkan pesan khusus kepada para personel TNI yang bertugas agar senantiasa menghormati adat istiadat setempat.

“Saya meminta seluruh personel yang bertugas untuk menjaga kearifan lokal di Desa Kesongo. Bangun hubungan kekeluargaan yang erat dengan cara menyatu dan tinggal bersama warga selama pelaksanaan kegiatan,” tegasnya.

Usai upacara, Bupati beserta rombongan menyerahkan bantuan sosial kepada 8 penerima manfaat, dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi sasaran pembangunan di Desa Kesongo.

Bersamaan dengan kegiatan tersebut, warga juga tampak antusias menyerbu Pasar Murah yang digelar di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kesongo.