Pemerintahan

Cantika Wahono Hadiri Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025, Bojonegoro Siap Perkuat PAUD Bermutu

liputanbojonegoro637
×

Cantika Wahono Hadiri Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025, Bojonegoro Siap Perkuat PAUD Bermutu

Sebarkan artikel ini
661A8187 E1A7 4F07 BD5F 3B2AD974ECB7

Liputanbojonegoro.com, jakarta  – Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menghadiri acara bergengsi Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2025 di The Sultan Hotel & Residence Jakarta. Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini berlangsung selama dua hari, 12-13 November 2025, dengan mengusung tema “Setahun Awal, Bekal Sepanjang Hayat.”

Kehadiran Cantika Wahono menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendukung kebijakan nasional Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah dan perwujudan PAUD Bermutu untuk Semua. Acara ini disebut sebagai forum penting untuk memperkuat peran PAUD sebagai cerminan energi yang menggerakkan harapan Generasi Emas Anak Indonesia.

Acara ini turut dihadiri oleh Selvi Ananda Gibran Rakabuming Raka, Istri Wakil Presiden RI, yang memberikan penekanan khusus pada pentingnya pendidikan usia dini.

“PAUD adalah fondasi awal pendidikan karakter dan moral anak,” ujar Selvi Ananda. “Kita harus mendorong anak-anak untuk dibiarkan mengeksplorasi minat dan bakatnya, sehingga mereka tumbuh menjadi individu yang cerdas, berakhlak, dan mandiri. Kerjasama antara orang tua dan guru yang baik akan lebih cepat memproses anak untuk bertumbuh ke depannya.”

Sementara itu, Menteri Abdul Mu’ti menyoroti strategi pemerintah dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak dini demi mencapai target Generasi Emas 2045.

Menteri Mu’ti menekankan bahwa pencapaian Generasi Emas tidak hanya butuh akademis, tetapi juga fondasi gizi yang kuat. Upaya ini diwujudkan melalui Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta sinergi dengan program pemerintah lainnya, termasuk program makan bergizi gratis dari Bapak Presiden, yang mendukung pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak. Beliau menegaskan hak anak: “Hak untuk mereka bertumbuh, berbahagia, dan berproses. Hak mereka untuk mengembangkan kemampuan fondasi seoptimal mungkin sebagai bekal pendidikan selanjutnya.”

Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional menjadi ajang penting untuk berbagi praktik terbaik (best practices) dari berbagai daerah. Hal ini dapat menjadi inspirasi bagi Bojonegoro untuk penguatan program daerahnya, seperti:

– GPS Jempol (Gerakan Pentingnya Sekolah Jemput Peluang): Inovasi yang fokus agar anak tidak putus sekolah mulai dari PAUD hingga SMA/SMK.

– Terasku (Tindakan Cerdas Keluarga dan Guru): Program yang mengedepankan kolaborasi antara orang tua dan guru PAUD.

Partisipasi Bunda PAUD Cantika Wahono di acara ini diharapkan dapat memperluas wawasan dan memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Tujuannya adalah memastikan setiap anak usia dini mendapatkan akses dan layanan pendidikan terbaik, sekaligus menyelaraskan kebijakan PAUD di daerah dengan program nasional dari Kemendikdasmen. (Prokopim)