Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui program Bupati Medhayoh. Kali ini, kegiatan yang bertujuan untuk memangkas jarak antara birokrasi dan rakyat tersebut dilaksanakan di Desa Sudah, Kecamatan Malo, Kamis (30/4/2026).
Acara dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, didampingi istri Cantika Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam, dan Pemerintah Desa setempat.
Meskipun lokasi acara sempat diguyur hujan, antusiasme warga Desa Sudah tetap tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang memanfaatkan berbagai layanan langsung yang disediakan oleh Pemkab di lokasi acara, di antaranya:
• Sektor Keuangan: Samsat Keliling dan layanan pembayaran PBB.
• Sektor Kesehatan: Layanan kesehatan umum, donor darah, dan BPJS Kesehatan.
• Sektor Ekonomi: Gerakan Pangan Murah dan layanan perizinan berusaha.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa program Medhayoh adalah ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Ia menekankan pentingnya dialog jujur agar pemerintah dapat memberikan solusi yang tepat sasaran.
“Forum ini adalah ruang untuk ngudo roso—menyampaikan unek-unek dan persoalan yang dihadapi warga. Jika ada masalah di lapangan, mari kita bicarakan dan cari solusinya bersama,” tutur Bupati Wahono di hadapan ratusan warga.
Wakil Bupati Nurul Azizah turut memaparkan arah kebijakan strategis Pemkab Bojonegoro yang saat ini berfokus pada dua sektor unggulan:
1. Pertanian: Pemkab berkomitmen mengatasi empat masalah klasik petani, yakni ketersediaan pupuk, kebutuhan air irigasi, stabilisasi harga gabah saat panen, serta pengendalian hama.
2. Kesehatan: Peningkatan fasilitas di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo yang kini telah dilengkapi layanan spesialis seperti kemoterapi, layanan jantung, hingga stem cell. “Harapannya, warga Bojonegoro cukup berobat di daerah sendiri tanpa perlu dirujuk ke luar kota,” tambah Nurul.
Kepala Desa Sudah, Agus Mukhlison, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran jajaran pimpinan daerah di desanya. Ia berharap dialog ini membawa dampak positif bagi pembangunan di wilayah Malo.
Kegiatan diakhiri dengan momen simbolis kedekatan pemimpin dan rakyat. Di bawah suasana langit mendung, Bupati dan rombongan berbaur dengan warga untuk menikmati nasi buwuhan bersama, mempertegas semangat gotong royong dan keakraban yang menjadi ciri khas masyarakat Bojonegoro.






