Politik

Gembleng Kedisiplinan, Ketua DPRD Lamongan ‘Nyantri’ di Akmil

liputanbojonegoro637
×

Gembleng Kedisiplinan, Ketua DPRD Lamongan ‘Nyantri’ di Akmil

Sebarkan artikel ini
C8B6696D B642 4D9C AC68 F83D60C32BE2

Liputanbojonegoro.com, Magelang – Ketua DPRD Kabupaten Lamongan, Freddy Wahyudi, mengikuti kegiatan retreat khusus pimpinan legislatif yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat integritas, kualitas kepemimpinan, dan sinergi antar pimpinan daerah dalam menjalankan roda pemerintahan.

Selama lima hari, para peserta digembleng dengan pola pembinaan khas taruna yang menekankan kedisiplinan tinggi. Agenda dimulai sejak pagi hari dengan olahraga, apel, hingga latihan baris-berbaris yang terstruktur, diselingi dengan materi wawasan kebangsaan serta etika kepemimpinan.

Menurut Freddy, suasana retreat yang jauh dari kesan formal perkantoran ini memberikan pengalaman mendalam dalam membentuk karakter pemimpin yang tangguh.

Ia menilai pendekatan militeristik dalam hal disiplin sangat relevan untuk menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.

“Kami tidak hanya belajar soal disiplin, tetapi juga diingatkan tentang tanggung jawab moral sebagai pemimpin daerah,” ujar Freddy melalui pesan singkat, Kamis (16/4/2026).

Ia menambahkan bahwa seorang pejabat publik harus memiliki kesiapan mental yang kuat dalam mengambil keputusan serta rasa tanggung jawab penuh terhadap amanah yang diemban.

Selain penguatan fisik dan mental, retreat ini menjadi sarana untuk menyamakan visi dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif.

Interaksi dengan pimpinan dari berbagai daerah lainnya membuka ruang diskusi mengenai pentingnya sinergi kebijakan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Freddy menegaskan bahwa nilai utama yang ia bawa pulang dari Magelang adalah semangat patriotisme. Ia berpendapat bahwa kompetensi administratif saja tidak cukup bagi seorang pemimpin daerah.

“Semangat patriotisme harus hadir dalam setiap keputusan yang kami ambil. Pemimpin harus memiliki ketulusan dan keberanian untuk mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Freddy berharap nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab moral yang didapat selama di Akmil dapat diimplementasikan secara nyata di lingkungan DPRD Kabupaten Lamongan.

Hal ini diharapkan mampu mendongkrak kinerja legislatif dalam mengawal pembangunan di daerah.

“Jabatan adalah amanah besar. Hasil pembelajaran ini akan menjadi bekal penting untuk memperkuat kinerja legislatif di Lamongan ke depan,” pungkas Freddy.