Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro menggelar dua rapat kerja strategis pada Jumat (5/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Komisi C ini bertujuan untuk mengawal efektivitas program pemerintah daerah, mulai dari ketepatan sasaran bantuan sosial hingga optimalisasi sektor industri dan ketenagakerjaan.
Dalam rapat kerja pertama, Komisi C menyoroti adanya anomali pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi acuan utama penyaluran bantuan sosial.
Komisi C menegaskan bahwa validitas data adalah kunci agar bantuan pemerintah tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial.
“Dinas Sosial harus terus melakukan verifikasi dan validasi data secara berkala. Temuan ketidaksesuaian data di lapangan harus segera ditindaklanjuti agar program perlindungan sosial berjalan efektif dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar perwakilan Komisi C.
Pada sesi kedua yang dimulai pukul 14.00 WIB, fokus pembahasan beralih pada evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Perinaker) Tahun Anggaran 2026.
“Dalam rapat tersebut, Komisi C membedah capaian kinerja, kendala yang dihadapi, serta rencana tindak lanjut dari program-program yang sedang berjalan.
Legislatif menekankan agar program yang disusun tidak sekadar formalitas, melainkan harus memiliki dampak nyata bagi masyarakat luas.
Komisi C memberikan perhatian khusus pada empat sektor prioritas, yakni Peningkatan kualitas tenaga kerja agar lebih berdaya saing, Percepatan penciptaan lapangan kerja baru, Pengembangan industri lokal sebagai penggerak ekonomi daerah, dan Pemberdayaan pelaku usaha di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Melalui rapat ini, Komisi C berharap seluruh OPD terkait dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan pelayanan dan program yang pro-rakyat demi kemajuan Kabupaten Bojonegoro.






