Peristiwa

HUT ke-553 Desa Mlinjeng Bojonegoro Siap Digelar Meriah

liputanbojonegoro637
×

HUT ke-553 Desa Mlinjeng Bojonegoro Siap Digelar Meriah

Sebarkan artikel ini
277E1AB2 3BDE 4BFB 9334 14ECF0CB6ADC

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Menyambut hari jadinya yang ke-553 pada Rabu (13/5/2026) mendatang, Pemerintah Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, mulai mematangkan berbagai persiapan.

Perayaan tahun ini dipastikan tampil beda dengan perpaduan kuat antara aksi sosial, pelestarian budaya lokal, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Rangkaian peringatan ini dibuka dengan sentuhan kemanusiaan. Kepala Desa Mlinjeng, Sugiri, menyalurkan bantuan beras kepada warga prasejahtera, terutama para janda lansia. Penyerahan bantuan dilakukan langsung di pendopo desa pada Minggu (3/5/2024).

Hal yang menarik perhatian adalah sumber pendanaan bantuan tersebut. Sugiri memilih merogoh kocek pribadi untuk membantu warganya alih-alih menggunakan anggaran desa.

“Ini murni inisiatif pribadi. Kami ingin perayaan hari jadi desa juga memberikan manfaat nyata dan menyentuh langsung warga yang membutuhkan,” ungkap Sugiri.

Menurutnya, momentum hari jadi harus menjadi pengingat untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Sebagai desa yang kaya akan situs bersejarah, Desa Mlinjeng telah menyiapkan sederet agenda budaya untuk memeriahkan puncak acara.

Beberapa tradisi yang akan ditampilkan antara lain Upacara penyucian benda pusaka milik desa,  Pagelaran seni langka yang menjadi identitas khas wilayah setempat, Pertunjukan talenta lokal yang mengangkat kearifan Mlinjeng, dan Pesta rakyat yang melibatkan partisipasi massa.

Selain hiburan, kegiatan ini bertujuan mengenalkan kembali kekayaan sejarah desa, seperti Punden Krapyak, Situs Pamintihan dengan struktur bata kunonya, hingga artefak Lumpang Kenteng.

Perayaan HUT ke-553 ini juga diproyeksikan menjadi mesin penggerak ekonomi warga. Pemerintah desa secara khusus menyediakan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berjualan selama acara berlangsung.

“Kami membuka peluang bagi pedagang lokal untuk meningkatkan pendapatan melalui produk makanan dan minuman mereka. Kami ingin warga tidak hanya menjadi penonton, tapi juga merasakan dampak ekonominya,” pungkas Sugiri.

Dengan semangat kebersamaan ini, Hari Jadi Desa Mlinjeng diharapkan menjadi simbol harmoni antara penghormatan terhadap leluhur dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.