TNI/POLRI

Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Karya Bakti di Desa Sukorejo

liputanbojonegoro637
×

Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Karya Bakti di Desa Sukorejo

Sebarkan artikel ini
BAAED5C6 6074 45B2 B864 84C18646D747

Liputanbojonegoro.com, bojonegoro – Jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 01/Bojonegoro Kodim 0813 Bojonegoro bersama masyarakat Desa Sukorejo menggelar aksi karya bakti pembersihan sungai dan lingkungan, Selasa (20/1/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi bencana dini mengingat curah hujan yang mulai meningkat.

Kegiatan ini melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari personel Kodim 0813, Koramil 01/Bojonegoro, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa Sukorejo, Linmas, hingga warga setempat. Fokus utama aksi ini adalah mengangkat sampah yang menyumbat aliran Sungai Avur agar debit air dapat mengalir lancar.

Danramil 0813-01/Bojonegoro, Kapten Inf Suko Maulono, menjelaskan bahwa karya bakti ini merupakan bentuk kesiapsiagaan wilayah dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Selain teknis pembersihan, kegiatan ini bertujuan memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan rakyat.

“Tujuannya agar aliran air lancar sehingga potensi banjir bisa kita cegah sedini mungkin. Kami juga berharap ke depannya ada langkah normalisasi sungai dari dinas terkait agar kapasitas tampung air lebih maksimal,” ujar Kapten Inf Suko Maulono.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Sukorejo, Meyke Lelyanasari, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan pendampingan dari jajaran TNI. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Meyke menegaskan bahwa menjaga kelestarian sungai adalah tanggung jawab kolektif. Ia meminta warga untuk menumbuhkan kesadaran dengan tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.

“Saat ini curah hujan sedang tinggi, maka pembersihan ini menjadi solusi jangka pendek yang sangat krusial. Namun, kami juga sangat berharap Pemerintah Kabupaten melalui dinas terkait segera melakukan normalisasi Sungai Avur agar daya tampung air lebih besar dan risiko banjir benar-benar terminimalisir,” pungkasnya.