OlahragaPemerintahan

Pemkab Bojonegoro dan KONI Fokus Jaring Atlet Menuju Porprov 2027

liputanbojonegoro637
×

Pemkab Bojonegoro dan KONI Fokus Jaring Atlet Menuju Porprov 2027

Sebarkan artikel ini
2D38EF5A 16B3 4D06 A1F6 10AABB9EC9EB

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) resmi memulai tahapan persiapan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Tahun 2026.

Bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro, sosialisasi awal telah dilakukan kepada 28 Koordinator Kecamatan (KOK) di RM Singapore, Jumat (10/04/2026).

Kepala Dinpora Bojonegoro, Arif Nanang, menegaskan bahwa Porkab II merupakan instrumen krusial dalam memetakan potensi atlet lokal. Menurutnya, ajang ini menjadi pondasi penting sebelum para atlet berlaga di level yang lebih tinggi.

“Porkab kali ini adalah yang kedua, dan ini modal utama kita menuju Porprov 2027 mendatang. Saat ini pembinaan olahraga di Bojonegoro mulai tertata secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten,” ujar Arif dalam sambutannya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KONI Bojonegoro, Sahari, meminta seluruh pengurus KOK untuk serius dalam menjaring bibit unggul di wilayah masing-masing.

Ia berharap setiap kecamatan mampu mengirimkan atlet terbaik agar muncul juara-juara baru yang bisa menjadi andalan Bojonegoro di masa depan.

Mengenai teknis pelaksanaan, Wakil Ketua I KONI Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, memaparkan bahwa Porkab II direncanakan bergulir pada Juni 2026. Terdapat 26 cabang olahraga (cabor) yang diusulkan dengan total 245 nomor pertandingan.

Namun, Tonny memberikan catatan khusus terkait syarat pertandingan. “Cabor atau nomor lomba hanya akan dipertandingkan jika diikuti minimal oleh 8 kecamatan. Jika kurang dari itu, maka nomor lomba tersebut tidak akan digelar,” jelasnya.

Meski demikian, pihak KONI tetap optimis target tahun ini akan melampaui capaian Porkab I. Jika sebelumnya hanya mempertandingkan 17 cabor, tahun ini KONI menargetkan minimal 20 cabor dapat terlaksana secara kompetitif.

Melalui sinergi antara Pemkab, KONI, dan pemerintah kecamatan, diharapkan tercipta ekosistem olahraga yang sehat guna mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bojonegoro di kancah regional maupun nasional.