Pemerintahan

Rakerda PKK Jatim 2025: Komitmen Bojonegoro Lawan Stunting

liputanbojonegoro637
×

Rakerda PKK Jatim 2025: Komitmen Bojonegoro Lawan Stunting

Sebarkan artikel ini
70aac5bc 9339 41eb a772 01b2dadf8671

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2025 di Ballroom Vasa Hotel Surabaya, Senin (3/11/2025). Forum tertinggi dalam perumusan kebijakan Gerakan PKK di tingkat daerah ini dihadiri oleh seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, termasuk Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Ibu Cantika Wahono.

Rakerda yang mengusung tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas” dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

Dalam laporannya, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, menyampaikan bahwa Rakerda ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional PKK dan bertujuan menyelaraskan gerakan PKK agar terarah dan berdampak nyata.

Rakerda Tahun 2025 ini sekaligus menghasilkan tiga dokumen strategis utama Gerakan PKK: Rencana Induk Gerakan PKK Tahun 2025–2029, Strategi Gerakan PKK, dan Petunjuk Teknis Tata Kelola Kelembagaan Gerakan PKK,” ujar Arumi.

motor penggerak perubahan untuk membangun keluarga dan masyarakat yang berkarakter, tangguh, dan berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Wakil Gubernur Emil Dardak dalam sambutannya menegaskan posisi strategis PKK sebagai mitra pemerintah. Ia menyoroti sinergi yang dioptimalkan melalui wadah PKK, mencakup isu-isu krusial sepert, Peningkatan gizi dan penurunan angka stunting, Pemberdayaan ekonomi keluarga melalui koperasi, dan Pendidikan dan kesehatan keluarga.

“PKK menjadi simbol karakter bangsa, gotong royong dan ketangguhan keluarga Indonesia. Melalui wadah ini, berbagai isu penting dapat disinergikan dalam satu platform yang efisien,” kata Emil Dardak.

Rakerda diikuti oleh sekitar 300 peserta dan juga menghadirkan narasumber utama, Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum., yang membawakan materi bertajuk “Peran Ibu dalam Pemenuhan Gizi Keluarga.” Paparan ini berfokus pada pentingnya peran ibu dan kader PKK dalam upaya pencegahan stunting di tingkat keluarga.

Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Ibu Cantika Wahono, menyatakan komitmennya untuk mengimplementasikan hasil Rakerda di Bojonegoro. “Yang penting dilakukan oleh Penggerak PKK adalah mengedukasi diri agar dapat memberikan edukasi juga bagi masyarakat. Sehingga kita semua bisa bersinergi mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera,” ungkap Ibu Cantika.

Dengan terlaksananya Rakerda ini, diharapkan seluruh Tim Penggerak PKK se-Jawa Timur semakin solid dalam menggerakkan 10 Program Pokok PKK secara berkesinambungan, menuju keluarga berdaya dan masyarakat sejahtera. (Prokopim)