Peristiwa

Usung Pengembangan Potensi Lokal Berbasis SDGs, KKN-TK Universitas Bojonegoro Kelompok 20 Resmi Dibuka di Desa Meduri

liputanbojonegoro637
×

Usung Pengembangan Potensi Lokal Berbasis SDGs, KKN-TK Universitas Bojonegoro Kelompok 20 Resmi Dibuka di Desa Meduri

Sebarkan artikel ini
EA4CD500 EA34 4E26 98A1 787F75297444

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Sebagai upaya mendorong pengembangan potensi desa berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro Kelompok 20 Tahun 2026 resmi dibuka di Balai Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (14/7/2026).

Kegiatan ini menjadi awal kolaborasi mahasiswa bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal melalui berbagai program pemberdayaan yang akan dilaksanakan selama 30 hari.

Pembukaan KKN-TK berlangsung dengan dihadiri unsur Pemerintah Desa Meduri, mulai dari Kepala Desa beserta perangkat desa, sepuluh kepala dusun, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua TP PKK, Ketua Pegiat Seni Gembrung, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.

Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program pengabdian mahasiswa sebagai upaya bersama dalam mengembangkan potensi desa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan sambutan dari Ketua KKN-TK Kelompok 20, Dosen Pendamping Lapangan (DPL), dan Kepala Desa Meduri.

Melalui sambutan tersebut, masing-masing pihak menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan program pengabdian yang memberikan manfaat nyata.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Meduri menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN-TK Universitas Bojonegoro.

Menurutnya, Desa Meduri memiliki banyak potensi yang masih perlu dikembangkan sehingga kehadiran mahasiswa diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah desa dalam menggali potensi tersebut.

“Kami sangat senang dengan kehadiran mahasiswa KKN di Desa Meduri. Selama ini kami masih menghadapi tantangan dalam menggali potensi desa.

Melalui kolaborasi ini, kami berharap mahasiswa dapat membantu pemerintah desa menghadirkan inovasi, mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri, serta mengembangkan potensi Desa Meduri agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kepala Desa Meduri.

EB465191 011F 4A0C AFE4 91F2DC6EB54E

Sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN-TK, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng oleh Dosen Pendamping Lapangan yang kemudian diserahkan kepada Kepala Desa Meduri sebagai tanda resmi diterimanya mahasiswa KKN-TK Kelompok 20 di Desa Meduri.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa juga memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan selama satu bulan.

Program unggulan meliputi JAGUNG EMAS sebagai program pemberdayaan ekonomi berbasis komoditas jagung, NGLARAS untuk pelestarian dan regenerasi seni Gembrung, MEDURI LESTARI yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana, serta AKSARA sebagai gerakan meningkatkan kesadaran pentingnya pendidikan bagi anak-anak Desa Meduri.

Seluruh program dirancang berdasarkan hasil observasi lapangan dan disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan masyarakat.

Kegiatan pembukaan ditutup dengan sesi foto bersama antara Dosen Pendamping Lapangan, Pemerintah Desa Meduri, tokoh masyarakat, dan mahasiswa KKN-TK Kelompok 20 sebagai simbol dimulainya kolaborasi antara Universitas Bojonegoro dan Desa Meduri dalam mewujudkan pengembangan potensi lokal yang berkelanjutan sesuai dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).