InfotaimentPemerintahan

Dishub Bojonegoro Kembali Buka Program Mudik-Balik Gratis 2026

liputanbojonegoro637
×

Dishub Bojonegoro Kembali Buka Program Mudik-Balik Gratis 2026

Sebarkan artikel ini
09B833D8 BAB1 4B32 A61B 0B58CA08C01A

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan (Dishub) resmi membuka program Mudik dan Balik Gratis Tahun 2026.

Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada warga perantau agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama, menegaskan bahwa seluruh rangkaian perjalanan dalam program ini diberikan secara cuma-cuma alias gratis.

“Program ini merupakan wujud pelayanan kami kepada masyarakat. Mudik dan balik ini gratis tanpa dipungut biaya apa pun.

Kami ingin memastikan warga Bojonegoro di perantauan dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan aman dan tenang,” ujar Welly, Selasa (10/3/2026).

Pada tahun 2026 ini, Pemkab Bojonegoro menyediakan total 240 kursi yang dialokasikan secara merata untuk arus mudik maupun arus balik.

Total Kuota: 240 orang (120 untuk mudik dan 120 untuk arus balik), Rute Perjalanan: Surabaya – Gresik – Lamongan – Bojonegoro (Pergi-Pulang).

Mengingat antusiasme warga yang tinggi, Dishub Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pendaftaran daring (online) melalui laman resmi yang telah disediakan.

Periode Pendaftaran: 8 hingga 14 Maret 2026, Persyaratan: Calon pemudik wajib menyiapkan dokumen identitas berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Arus Mudik 19 Maret 2026 titik kumpul di Halaman Kantor Dishub Provinsi Jatim, Surabaya, dan Arus Balik 24 Maret 2026 titik kumpul di Halaman Pendopo Pemkab Bojonegoro.

Lebih dari sekadar bantuan transportasi, program ini juga menjadi langkah strategis Pemkab Bojonegoro dalam menekan kepadatan lalu lintas dan meminimalisir risiko kecelakaan, khususnya bagi pemudik yang biasa menggunakan sepeda motor.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya. Selain meringankan beban pengeluaran, program ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko di jalan raya sehingga perjalanan menjadi lebih selamat sampai di tujuan,” pungkas Welly.