Pemerintahan

Kodim 0813 Bojonegoro Uji Coba Drone Sprayer untuk Pupuk Padi

liputanbojonegoro637
×

Kodim 0813 Bojonegoro Uji Coba Drone Sprayer untuk Pupuk Padi

Sebarkan artikel ini
AC407EA0 23B9 43CF B7DE 65C502FD9B22

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Langkah besar menuju modernisasi pertanian dilakukan di Kabupaten Bojonegoro.

Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, S.T., menghadiri Sosialisasi Pembinaan Ketahanan Pangan sekaligus menyaksikan uji coba pemupukan padi menggunakan teknologi drone (pesawat tanpa awak) di areal persawahan Kelompok Tani (Poktan) Sido Mukti, Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan inovatif ini merupakan hasil kolaborasi antara TNI AD melalui Kodim 0813, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, serta PT Solusi Tani Indonesia (STI) selaku penyedia teknologi dan produsen pupuk cair NPK.

Dalam demonstrasi tersebut, sebuah drone pertanian dengan kapasitas angkut 40 liter pupuk cair diterbangkan di atas lahan seluas 50 hektar.

Drone tersebut bekerja secara otomatis menyemprotkan pupuk dengan tingkat presisi tinggi sesuai dengan pengaturan operator melalui remote control.

Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menyampaikan bahwa pemanfaatan drone sprayer merupakan akselerator penting untuk mengubah pola pertanian konvensional menjadi pertanian presisi.

“Dengan drone, pekerjaan berat bisa dipermudah, biaya berkurang, waktu lebih efisien, dan hasil produksi lebih terjaga. Ini adalah langkah maju untuk meningkatkan daya saing petani Bojonegoro,” tegas Dandim.

Dandim menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Selain untuk kesejahteraan petani, penguatan sektor pangan juga bertujuan untuk memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memastikan ketersediaan logistik wilayah demi pertahanan negara.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala DKPP Bojonegoro, Zaenal Fanani. Ia menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan prioritas utama Presiden RI Prabowo Subianto.

“Hadirnya teknologi ini menunjukkan sektor pertanian kita terus berkembang. Inovasi mutlak diperlukan untuk meningkatkan produktivitas padi di wilayah Bojonegoro,” ujarnya.

Ketua Poktan Sido Mukti, M. Zaenul Mustofa, mengaku sangat terbantu dengan adanya teknologi ini. Menurutnya, penggunaan drone jauh lebih efektif dibandingkan metode manual yang memakan waktu dan tenaga besar.

“Kami sangat berterima kasih. Dengan drone ini, kami bisa menghemat waktu, tenaga, sekaligus biaya operasional,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimcam Dander, BPP Kecamatan Dander, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Sumodikaran, serta Koordinator Penyuluh Pertanian (Korluh) setempat.