TNI/POLRI

Cegah Penyelewengan, Polres Bojonegoro Audiensi dengan 29 SPBU

×

Cegah Penyelewengan, Polres Bojonegoro Audiensi dengan 29 SPBU

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com — Polres Bojonegoro mengambil langkah proaktif dalam menjaga stabilitas energi di wilayahnya dengan menggelar audiensi bersama Pertamina, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dan seluruh pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pertemuan strategis ini dilangsungkan di ruang rapat Polres Bojonegoro pada Selasa (20/10/2026).

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty, didampingi Wakapolres serta jajaran pejabat utama.

Hadir pula Kabid Bina Usaha Dinas Perdagangan Yuhri, perwakilan Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Rayon 3 selaku checker BBM Rajib, serta 29 pimpinan SPBU se-Kabupaten Bojonegoro.

Fokus utama forum ini adalah mengevaluasi ketersediaan stok, mengoptimalkan kelancaran pengiriman logistik energi, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan tanpa hambatan.

Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menegaskan bahwa kolaborasi erat antarinstansi sangat krusial untuk mencegah potensi penyelewengan serta memastikan distribusi BBM benar-benar tepat sasaran.

“Kami menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, Pertamina, pemerintah daerah, dan seluruh pengelola SPBU untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran.

Kami juga mengingatkan agar seluruh pihak menjalankan penyaluran sesuai ketentuan serta tidak melakukan praktik yang dapat merugikan masyarakat,” ujar AKBP Yenni Diarty.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Pemkab Bojonegoro. Kabid Bina Usaha Dinas Perdagangan, Yuhri, menyatakan kesiapan instansinya dalam mengoordinasikan perangkat daerah demi menjamin kebutuhan energi masyarakat tercukupi sehingga roda perekonomian daerah tetap berputar stabil.

Dari sisi suplai, perwakilan SBM Pertamina Rayon 3, Rajib, memaparkan langkah-langkah optimalisasi pemantauan stok. Penyaluran dan jadwal pengiriman kini disesuaikan berdasarkan tingkat kebutuhan riil di masing-masing SPBU.

Mengakhiri pertemuan, kepolisian turut mengimbau masyarakat Bojonegoro agar tetap tenang dan tidak mudah panik terkait ketersediaan bahan bakar.

Bagi warga yang menemukan adanya indikasi kecurangan atau pelanggaran dalam penyaluran BBM, diminta segera melapor melalui Call Center Polri 110 atau Pertamina Contact Center 135 agar dapat ditindaklanjuti secara cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *