Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro memberikan apresiasi tinggi terhadap aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar oleh Aliansi Buruh Bojonegoro Bersatu pada Jumat, (01/04/2024).
Aksi yang berlangsung di depan Gedung DPRD tersebut dinilai berjalan tertib, damai, dan menjadi ruang demokrasi yang sehat.
Ketua DPRD Bojonegoro menyatakan bahwa aspirasi yang disampaikan oleh para pekerja merupakan masukan krusial bagi arah kebijakan daerah, terutama yang bersinggungan langsung dengan sektor transportasi dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Dalam aksi tersebut, massa buruh menyampaikan sejumlah tuntutan dan harapan terkait perbaikan kondisi ketenagakerjaan.
Menanggapi hal itu, pihak legislatif menegaskan bahwa buruh memiliki peran strategis sebagai motor penggerak aktivitas ekonomi di Bojonegoro.
“Masukan dari rekan-rekan buruh menjadi perhatian serius bagi kami. Ini adalah bagian dari proses demokrasi yang harus kita jaga bersama,” tulis pernyataan resmi DPRD Bojonegoro.
Tidak sekadar mendengar, DPRD Bojonegoro berkomitmen untuk menindaklanjuti poin-poin tuntutan tersebut melalui langkah-langkah berikut:
• Kajian Konstruktif: Melakukan pembahasan mendalam bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan pemangku kepentingan terkait.
• Dialog Inklusif: Membuka ruang diskusi berkelanjutan guna menyelaraskan kepentingan buruh dengan kebijakan sektor swasta.
• Fungsi Legislasi: Mendorong lahirnya kebijakan daerah yang adil dan berpihak pada perlindungan hak-hak pekerja.
DPRD berharap momentum May Day tahun ini dapat memperkuat sinergi antara tiga pilar utama: pekerja, pemerintah, dan dunia usaha.
Dengan terciptanya hubungan industrial yang harmonis, Bojonegoro diyakini mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
“Kami optimistis bahwa sinergi yang kuat antara seluruh elemen akan membawa Bojonegoro menjadi kabupaten yang lebih maju dan sejahtera bagi semua,” tutup pernyataan tersebut.






